“Ini berkat komitmen, istiqomah, dan tentu berkah dari para kiai yang selalu membimbing, menjadi benteng moral sekaligus penyemangat para atlet,” tambahnya.
Pembina IBCA–MMA sekaligus pembina Kanor Fighting Academy, Kiai Qomari, menyampaikan apresiasi mendalam atas perjuangan para atlet.
“Setiap pestasi itu bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang mereka. Tetap berproses dan berprestasi, karena sejatinya seorang pendekar harus rendah hati,” tuturnya.
Kiai Qomari yang juga merupakan Majelis Pendekar Pagar Nusa Kabupaten Bojonegoro, menegaskan bahwa dunia pencak silat dapat bersinergi dengan berbagai cabang bela diri modern.










