Petugas dari BPBD Pamekasan saat mendatangi lokasi terdampak hujan angin.
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Hujan deras disertai angin kencang kembali menimbulkan kerusakan di Bum Gerbang Salam pada Senin (15/12/2025). Cuaca ekstrem itu menyebabkan puluhan rumah warga rusak, serta pohon tumbang di sedikitnya 7 lokasi berbeda, sehingga aparat bergerak cepat melakukan penanganan darurat.
Plt Kalaksa BPBD Pamekasan, Ahmad Dofir Rasidi, menegaskan pihaknya langsung turun ke lapangan begitu menerima laporan dari masyarakat. Pendataan rumah terdampak, pemotongan pohon tumbang, hingga penanganan darurat segera dilakukan untuk meminimalkan risiko lanjutan.
BACA JUGA:
- Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Bupati Pamekasan Tegaskan Peran Indonesia Jaga Perdamaian Dunia
- YBM PLN Madura Tebar 230 Paket Daging Kurban untuk Warga Dhuafa Pamekasan
- Dihadiri Mendikdasmen, Puluhan Siswa Pingsan Saat Senam Anak Indonesia Sehat di Pamekasan
- Dugaan Penipuan Umrah di Pamekasan Memanas, Korban Kini Digugat Balik Agensi
“Penanganan awal sudah kami lakukan. Hari ini bantuan darurat seperti terpal mulai disalurkan untuk membantu warga yang rumahnya rusak,” ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (16/12/2025).
Berdasarkan data BPBD Pamekasan, wilayah terdampak meliputi Dusun Banyuaaju, Desa Pamoroh, Kecamatan Kadur; Dusun Denggung, Desa Teja Timur; Dusun Tengah, Desa Toronan; Dusun Tomang Mateh, Desa Blumbungan; Dusun Panjurang, Desa Larangan Badung; Kelurahan Kowel; serta Jalan Raya Larangan-Tentenan Timur yang sempat terganggu akibat pohon tumbang.
Desa Blumbungan menjadi titik terparah dengan 18 rumah warga mengalami kerusakan ringan, mayoritas pada bagian atap yang terkelupas diterpa angin. Sementara itu, masing-masing satu rumah di Kelurahan Kowel dan Desa Toronan juga terdampak dengan kerusakan atap asbes.
Meski tidak ada korban jiwa, peristiwa ini menjadi peringatan akan tingginya kerentanan wilayah terhadap cuaca ekstrem. BPBD Pamekasan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang, guna menghindari potensi kerusakan dan bahaya lanjutan. (bel/dim/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




