Bupati Mojokerto Resmikan Jalan Poros Dusun Kelompok Mojogebang

Bupati Mojokerto Resmikan Jalan Poros Dusun Kelompok Mojogebang Bupati Mojokerto didampingi jajaran pejabat terkait saat peresmian Jalan Dusun Kelompok, Desa Mojogebang, Kecamatan Kemlagi.

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barraa, meresmikan jalan poros Dusun Kelompok di Desa Mojogebang, Kecamatan Kemlagi. 

Peresmian ini menjadi momen penting bagi warga karena jalur tersebut tidak hanya menghubungkan antardesa, tetapi juga menjadi akses utama menuju SMK Negeri Kemlagi yang setiap hari dilalui pelajar, tenaga pendidik, dan masyarakat umum.

Saat memberi sambutan, kepala daerah yang akrab disapa Gus Barra itu menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan jalan tersebut. 

Ditegaskan pula olehnya bahwa pembangunan infrastruktur merupakan komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

“Pembangunan jalan poros Dusun Kelompok ini adalah bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses jalan yang layak dan dapat digunakan dengan baik,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (13/1/2026).

Jalan poros Dusun Kelompok merupakan bagian dari belanja modal jalan kabupaten berupa pelebaran ruas Jalan Mojowono-Mojogebang. Ruas ini menghubungkan Desa Mojowono dan Desa Mojogebang serta menjadi akses utama menuju SMK Negeri Kemlagi.

Pembangunan dilakukan dengan nilai kontrak Rp2.945.932.000,00. meliputi pelebaran jalan selebar 5,50 meter sepanjang 350 meter dan 5,00 meter sepanjang 438 meter. Konstruksi menggunakan perkerasan beton FS 40 dengan tulangan besi wiremesh, dilengkapi dinding penahan dari pasangan batu kali, serta saluran RCP berdiameter 80 sentimeter di dua titik untuk memperlancar drainase.

Gus Barra berharap masyarakat dapat merasakan langsung manfaat pembangunan ini.

“Jalan ini kita bangun agar aktivitas warga menjadi lebih lancar, baik untuk bekerja, mengangkut hasil usaha, bersekolah, beribadah, maupun keperluan sehari-hari lainnya,” tuturnya.

Ia menggarisbawahi, pembangunan dilakukan berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat, bukan sekadar menjalankan program.

“Pemerintah Kabupaten Mojokerto membangun jalan ini berdasarkan kebutuhan nyata masyarakat, bukan hanya menjalankan program,” ucapnya.

Lebih lanjut, Gus Barra menyatakan pembangunan desa merupakan fondasi penting bagi kemajuan daerah secara keseluruhan.

“Ketika akses desa semakin baik, pergerakan ekonomi akan semakin lancar, kualitas hidup masyarakat meningkat, dan kesejahteraan dapat dirasakan secara lebih merata,” pungkasnya. (ris/mar)