Ilustrasi.
SURABAYA, BANGSAONOLINE.com - Google memperluas kemampuan model generator video, dengan merilis update pada Veo 3.1. Update kali ini, pengguna dapat mengubah gambar referensi menjadi video dinamis, ekspresif, berkualitas tinggi, hingga resolusi 4K.
Ricky Wong, Lead Product Manager Google DeepMind mengatakan bahwa, update kali ini dirancang untuk menjembatani kebutuhan antara kreator kasual hingga pembuat film profesional.
"Hari ini, Veo menjadi lebih ekspresif dengan peningkatan yang membantu Anda membuat video yang lebih menyenangkan, kreatif, dan berkualitas tinggi berdasarkan gambar bahan (ingredient images), yang dibangun langsung untuk format seluler," ujar Ricky dalam keterangan resminya.
Pada Veo 3.1 Ingredients to Video, Google menghadirkan peningkatan signifikan pada ekspresi visual dan alur cerita. Pengguna kini bisa menghasilkan klip yang terasa lebih "hidup", dengan pergerakan yang lebih luwes serta dialog dan storytelling yang lebih kaya.
Hasilnya, video yang dibuat dari gambar statis tidak lagi terasa kaku, melainkan menyerupai cuplikan sinematik pendek yang siap dibagikan.
Salah satu peningkatan yang tak kalah penting adalah kemampuan menjaga konsistensi identitas karakter.
Dengan Veo 3.1, karakter dapat tampil dengan wajah, gaya, dan ciri visual yang sama meskipun berpindah latar atau adegan.
Hal ini memudahkan kreator membangun narasi berkelanjutan dalam beberapa klip video.
Tak hanya karakter, konsistensi latar belakang dan objek juga semakin presisi. Pengguna dapat mempertahankan setting, tekstur, atau objek tertentu di berbagai adegan, bahkan menggunakannya kembali untuk membangun dunia visual yang koheren.
Beragam elemen-mulai dari karakter, objek, tekstur, hingga latar bergaya ilustratif-juga bisa dipadukan secara mulus dalam satu video yang utuh.
Menjawab kebutuhan kreator mobile, Veo 3.1 kini mendukung output vertikal native dengan rasio 9:16 pada fitur Ingredients to Video.
Artinya, kreator dapat langsung menghasilkan video layar penuh untuk platform seperti YouTube Shorts tanpa harus memotong atau menurunkan kualitas visual.
Pendekatan mobile-first ini membuat Veo semakin relevan untuk konten video pendek yang mendominasi media sosial.
Google juga memperkenalkan teknologi upscaling terbaru yang memungkinkan video dihasilkan dalam resolusi 1080p dan 4K.
Opsi 1080p menawarkan tampilan yang lebih tajam dan bersih untuk proses editing, sementara 4K menghadirkan detail tekstur yang kaya dan kejernihan tinggi, cocok untuk kebutuhan produksi kelas profesional maupun tampilan layar besar.
Pembaruan Veo 3.1 mulai digulirkan ke berbagai layanan Google. Konsumen dan kreator kini dapat mencoba Ingredients to Video langsung di Gemini app, serta untuk pertama kalinya hadir di YouTube Shorts dan YouTube Create.
Sementara itu, untuk kebutuhan profesional dan enterprise, fitur Ingredients to Video versi terbaru beserta dukungan format vertikal native tersedia di Flow, Gemini API, Google Vids, dan Vertex AI, dengan opsi resolusi 1080p dan 4K.
Sejalan dengan komitmen transparansi, Google menanamkan watermark digital tak kasat mata SynthID pada video yang dihasilkan oleh alat AI-nya.
Sejak Desember lalu, fitur verifikasi di Gemini app juga diperluas untuk mendukung video.
Pengguna dapat mengunggah sebuah video dan menanyakan apakah konten tersebut dibuat menggunakan AI Google, sehingga membantu membangun ekosistem digital yang lebih transparan dan terpercaya. (*)







