Jasad korban usai dievakuasi dari dalam dapur rumah yang terbakar akibat korsleting
SAMPANG,BANGSAONLINE.com - Seorang kakek bernama Syafi'i (60) warga Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong tewas dalam kebakaran rumah yang diduga akibat korsleting rice cooker, Rabu (21/1/2026) siang.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sampang Mohammad Hozin mengatakan, saat kejadian korban berada sendirian di rumah.
BACA JUGA:
- BPBD Bojonegoro Prediksi 93 Desa Alami Kekeringan, Warga Diminta Hemat Air
- Mayat Mr X Ditemukan Mengapung di Sungai depan Hotel Narita Surabaya
- Wabup Mojokerto Siapkan Gladi Kesiapsiagaan, Luncurkan Tangguh Rek dan Mojo Mandala
- Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Trenggalek Siapkan Teknologi Penghasil 40 Liter Air per Malam
Dua keponakan korban telah berangkat sekolah, sementara iparnya, Sariya (42), bekerja di ladang tidak jauh dari rumah.
“Jadi saat kejadian, korban sendirian di rumah tersebut. Anggota keluarga yang lain bekerja dan sekolah,” ucap Hozin, Kamis (22/1/2026).
Menurut Hozin, rice cooker yang biasa digunakan untuk memasak nasi diduga mengalami korsleting hingga memunculkan percikan api. Api kemudian menjalar dan membakar bagian dapur rumah.
Posisi korban yang tidak jauh dari sumber api membuat kobaran cepat merembet ke kasur dan membakar tubuh korban. Syafi’i diketahui selama ini menderita stroke dan dalam perawatan keluarga.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




