SAMPANG,BANGSAONLINE.com - Kepadatan dan antrean BBM Jenis Pertalite terjadi di SPBU yang ada di Kabupaten Sampang meski PT Pertamina Patra Niaga mengklaim telah mempercepat distribusi pasokan guna mengurai kepadatan di sejumlah SPBU.
Pantauan di SPBU Pertamina Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Sampang, Rabu (1/7/2026), menunjukkan antrean kendaraan roda dua dan roda empat masih mengular di jalur pengisian Pertalite.
Pengendara harus menunggu sekitar 30 hingga 45 menit untuk memperoleh BBM subsidi tersebut.
Salah seorang warga Kecamatan Pangarengan, Zainullah, mengaku lamanya antrean mengganggu aktivitas masyarakat.
"Kalau mengisi Pertalite harus menunggu 30 sampai 45 menit. Apalagi antre di bawah terik matahari. Kami berharap pemerintah dan Pertamina segera mengatasi kondisi ini," ujarnya, Rabu (1/6/2026).
Keluhan warga itu muncul di tengah upaya PT Pertamina Patra Niaga mempercepat distribusi BBM subsidi. Perusahaan menyatakan telah menerapkan sejumlah langkah untuk mempercepat penyaluran pasokan ke SPBU di wilayah terdampak.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan pihaknya telah menerapkan prioritas pengiriman dari terminal BBM, alih suplai dari terminal terdekat, hingga skema double alih suplai.
"Langkah ini dilakukan agar kebutuhan energi masyarakat dapat segera terpenuhi dan antrean di SPBU berangsur terurai," kata Ahad dalam keterangan resminya
Meski demikian, hingga awal Juli 2026, antrean di sejumlah SPBU di Kabupaten Sampang masih belum sepenuhnya terurai.
Warga berharap pasokan Pertalite dan Bio Solar kembali stabil agar aktivitas transportasi serta roda perekonomian tidak terus terdampak akibat lamanya antrean.










