Tim Sapuangin ITS bersama kendaraan Urban Concept di area lintasan Shell Eco-marathon Asia Pacific and the Middle East 2026 di Qatar.
General Manager Tim Sapuangin, Candra Ikhsan, menegaskan capaian tersebut menegaskan daya saing tim dalam inovasi kendaraan hemat energi berbasis teknologi mesin pembakaran.
“Hasil ini bukan sekadar podium, tapi juga tentang evaluasi dan pengembangan tim untuk strategi di Formula SAE tahun ini juga,” ujarnya.
Shell Eco-Marathon merupakan kompetisi rancang bangun kendaraan hemat energi yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara.
Perlombaan ini menguji performa kendaraan melalui kategori on-track dan off-track, dengan penilaian mencakup efisiensi energi, inovasi teknologi, serta aspek teknis sesuai standar internasional.
Keberhasilan 3 tim ITS menegaskan komitmen kampus dalam mendorong riset dan inovasi teknologi kendaraan berkelanjutan, sekaligus memperkuat kompetensi mahasiswa untuk bersaing di tingkat global.
Capaian ini juga mendukung target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau, poin ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta poin ke-12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. (rom)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




