Disebutkan pula bahwa penyuluh pertanian lapangan mengakui adanya kesalahan input data lahan.
āKami akan terus mengawal persoalan ini, agar janji yang disampaikan pada hearing ini tidak hanya janji palsu,ā katanya.
Sementara itu, Account Executive PT Pupuk Indonesia Tuban, Deni Eka L, menegaskan pihaknya siap menyalurkan pupuk sesuai kuota anggaran 2026, yakni 137 ton urea dan 137 ton NPK.
āPupuk Indonesia siap menyalurkan sesuai kuota yang ada di tahun anggaran 2026,ā ujarnya.










