Petugas dan keluarga korban usai evakuasi korban.
KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Seorang pria berinisial FTC (26), warga Kelurahan Pare, Kecamatan Pare, ditemukan meninggal dunia di dalam toilet kantor perusahaan ekspedisi di Desa Darungan, Kecamatan Pare, Sabtu (28/2/2026) pagi.
Korban ditemukan sekitar pukul 06.00 WIB di toilet kantor yang berlokasi di Jalan Raya Pare–Kediri.
Kapolsek Pare AKP Rudi Darmawan menjelaskan, peristiwa itu bermula saat salah satu karyawan berinisial MM (25) hendak menggunakan toilet sekitar pukul 05.30 WIB. Namun, pintu toilet dalam keadaan terkunci dari dalam dan tidak bisa dibuka.
MM kemudian memberitahukan hal tersebut kepada rekannya, DA (28). Keduanya sempat mengetuk pintu, tetapi tidak ada respons dari dalam. Karena curiga, pintu akhirnya didobrak.
“Setelah pintu terbuka, korban ditemukan dalam posisi duduk bersimpuh di lantai toilet dan tidak bergerak,” ujar Rudi.
Saksi kemudian memanggil rekan kerja lainnya, GA (30), untuk memastikan kondisi korban. Saat diperiksa, korban diketahui sudah tidak bernapas.
Kejadian itu lalu dilaporkan kepada kepala kantor setempat, RM (34), yang selanjutnya menghubungi layanan darurat 110 dan memberi tahu keluarga korban.
Tak lama berselang, keluarga korban tiba di lokasi dan meminta jenazah dipindahkan ke dalam kantor.
Setelah petugas kepolisian melakukan pemeriksaan awal, pihak keluarga memutuskan membawa korban pulang serta menolak dilakukan autopsi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh tim medis dari Puskesmas Bendo bersama Inafis Polres Kediri, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda kekerasan. Terdapat lebam mayat serta darah yang keluar dari hidung yang diduga akibat pecahnya pembuluh darah,” jelas Rudi.
Menurut keterangan dokter, korban diduga meninggal dunia akibat penyakit tuberkulosis (TBC) akut yang selama ini dideritanya.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan telah membuat surat pernyataan tidak akan menuntut secara hukum. Polisi memastikan penanganan dilakukan sesuai prosedur dan situasi di lokasi dalam keadaan kondusif.
“Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit,” tandas Rudi. (uji/van)














