Zakat Rp16 M Yayasan Cheng Hoo Mengalir ke 32 Ribu Warga, Ning Lia: Potensi Besar Modal Usaha

Zakat Rp16 M Yayasan Cheng Hoo Mengalir ke 32 Ribu Warga, Ning Lia: Potensi Besar Modal Usaha Lia Istifhama, Senator Jatim.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com – Semangat berbagi di bulan suci kembali ditunjukkan oleh Yayasan Muhammad Cheng Hoo Indonesia Surabaya. Pada Rabu (4/3/2026), yayasan ini menyalurkan zakat mal Ramadhan 1447 Hijriah dengan nilai fantastis mencapai Rp16 miliar. Bantuan tersebut menyasar sekitar 32.000 warga kurang mampu di Jawa Timur, khususnya Surabaya.

Kegiatan yang berpusat di kawasan Masjid Muhammad Cheng Hoo ini dihadiri oleh jajaran tokoh penting, mulai dari pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina Yayasan Bambang Sujanto, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Konsul Jenderal RRT di Surabaya Ye Su, hingga para wakil rakyat seperti Anggota DPD RI Lia Istifhama dan Anggota DPR RI Indah Kurnia.

Selain zakat mal senilai belasan miliar rupiah, acara ini juga mendistribusikan 3.000 paket zakat fitrah, 500 bingkisan dari Yayasan Bakti Persatuan, serta 400 paket bantuan dari Konsulat Jenderal RRT.

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi Yayasan Cheng Hoo dalam menggerakkan kedermawanan lintas latar belakang. Bagi senator yang akrab disapa Ning Lia ini, Yayasan Cheng Hoo bukan sekadar lembaga sosial, melainkan tempatnya belajar profesionalitas di masa lalu.

“Saya bangga pernah menjadi bagian dari keluarga besar di sini. Saya pernah bekerja di Yayasan Cheng Hoo sebagai sekretaris yayasan dan merasakan langsung bagaimana kedisiplinan serta profesionalitas kerja diajarkan, meskipun ini adalah yayasan sosial,” ungkap keponakan Khofifah Indar Parawansa tersebut.

Mengenai besaran zakat yang disalurkan, Ning Lia menilai hal ini sebagai bukti nyata solidaritas sosial yang terus tumbuh subur di Surabaya.

“Zakat mal sebesar Rp16 miliar yang dimotori Yayasan Muhammad Cheng Hoo merupakan bentuk kepedulian yang selama ini terus berjalan dan semakin berkembang. Kita berharap kegiatan ini terus terjaga dan berlangsung setiap tahun,” tambahnya.

Ning Lia yang dikenal ramah dan santun ini menekankan pentingnya pergeseran pemanfaatan zakat dari sekadar konsumtif menjadi produktif. Mengingat jumlah penerimanya mencapai 32 ribu orang, ia berharap bantuan tersebut bisa menjadi stimulan bagi usaha mikro masyarakat.

“Dengan jumlah penerima sekitar 32 ribu orang, tentu bantuan ini sangat signifikan dalam membantu ekonomi kerakyatan. Harapannya, bantuan tersebut tidak hanya digunakan untuk konsumsi, tetapi juga dapat menjadi modal usaha bagi penerima,” jelas Ning Lia.

Ia juga memuji keberagaman para donatur yang terlibat, yang menurutnya menjadi cermin indahnya toleransi di Kota Pahlawan.

“Ini menjadi contoh keragaman yang sangat baik. Banyak donatur yang berasal dari berbagai latar belakang dan bersama-sama membantu masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.

Senada dengan itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengaku bangga atas sinergi yang ditunjukkan pihak yayasan dalam membantu tugas pemerintah mengentaskan kemiskinan.

“Saya sangat bangga dengan bantuan dari Masjid Cheng Hoo. Di Surabaya ini bukan hanya saya yang menjadi wali kota, tetapi juga Pak Bambang dan teman-teman Yayasan Cheng Hoo yang turut membantu masyarakat,” pungkas Eri Cahyadi.