Hadiri Festival Mangrove ke-10 Tuban, Ning Lia Tekankan Pentingnya Jaga Ekosistem Pesisir

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, menghadiri gelaran Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 yang dipusatkan di Pantai Panduri, Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Rabu (20/7/2026).

Senator yang akrab disapa Ning Lia tersebut menilai gelaran tahunan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor—baik untuk memelihara kelestarian ekosistem pesisir maupun memacu potensi pariwisata daerah.

"Agenda ini menjadi wadah konkret untuk menjaga alam sekaligus mengerek daya tarik wisata di sepanjang kawasan pantai utara," ujar Ning Lia usai kegiatan.

Melihat solidnya pelaksanaan acara, Ning Lia mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dinilai sukses membangun sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Tuban, kelompok tani hutan, hingga warga lokal dalam memelihara lingkungan.

"Ini wujud kolaborasi yang sangat apik. Kehadiran Ibu Gubernur, Kaka Slank, jajaran pemerintah daerah, hingga masyarakat membuktikan bahwa pelestarian alam membutuhkan kerja bersama. Festival ini tidak sebatas seremoni, melainkan media edukasi agar kepedulian publik terhadap lingkungan kian menguat," jelasnya.

Ia menegaskan, keberadaan hutan mangrove adalah investasi jangka panjang untuk generasi mendatang. Langkah pelestarian pesisir di Tuban ini diharapkan mampu menginspirasi daerah-daerah lain di Indonesia.

Menurut Ning Lia, Kabupaten Tuban menyimpan potensi maritim yang melimpah dengan bentang garis pantai mencapai kurang lebih 65 kilometer. Kehadiran ekosistem mangrove yang terjaga akan berfungsi ganda: sebagai benteng pertahanan ekologi sekaligus pendorong roda ekonomi warga berbasis pariwisata berkelanjutan.

"Menanam mangrove itu sama artinya dengan menanam masa depan ekonomi masyarakat. Apa yang kita tanam hari ini menjadi penyangga lingkungan yang sehat dan membuka peluang pariwisata pesisir yang ramah lingkungan," paparnya.

Srikandi DPD RI ini juga mengacungkan jempol atas konsistensi Kelompok Tani Hutan (KTH) di Tuban yang tak lelah merawat area mangrove. Ia berpesan agar tata kelola wilayah pesisir terus memprioritaskan kelestarian alam dan menekan alih fungsi lahan yang berisiko merusak ekosistem.

Peringatan Hari Mangrove yang diwarnai penanaman bibit secara masal ini turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, musisi Kaka Slank, jajaran Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, Forkopimda Jatim dan Kabupaten Tuban, serta berbagai elemen masyarakat. (wan/rev)