Pantang leyeh-leyeh. Tim Damkar Pos Ngadiluwih saat memadamkan api yang membakar kandang ayam milik warga. (Ist)
KEDIRI, BANGSAONLINE.com – Libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri tak membuat Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri lengah. Pasalnya, tim tersebut baru saja memadamkan api yang membakar kandang ayam milik warga pada Kamis (19/3/2026) pukul 22.50 WIB.
Plt. Kasatpol PP Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada kandang ayam milik Risky, warga RT 3, RW 1, Dusun Pesantren, Desa Pelas, Kecamatan Kras.
BACA JUGA:
- Damkar Kabupaten Kediri Evakuasi Ular Piton 6 Meter di Gurah
- SIWO PWI Kediri Raya Gelar Turnamen Domino Pelajar Perdana, Orado Bidik Atlet Muda Berprestasi
- Gubernur Khofifah Salurkan Bansos Rp1,819 Miliar untuk Masyarakat Kota Kediri
- TPA Sekoto Rawan Overload, DLH Kabupaten Kediri Usulkan Dua TPST Berteknologi RDF
“Usai mendapat laporan tersebut, Tim Damkar Kabupaten Kediri Pos Ngadiluwih, langsung berangkat menuju lokasi pada pukul 20.50 WIB dan sampai di lokasi pukul 21.20 WIB,” terang Kaleb, Jumat (20/3/2026).
Menurut Kaleb, berdasarkan data yang diperoleh, awalnya saat penjaga kandang sedang istirahat, tiba-tiba mendengar suara ledakan dari area dalam kandang. Setelah ditelusuri ternyata terjadi kebakaran di dalam kandang.
“Karena khawatir, penjaga kandang meminta bantuan Pos Damkar Ngadiluwih. Api diduga berasal dari konsleting listrik lampu penerangan dan menjalar ke tumpukan sekam padi yang berada di kandang lantai 2 yang dalam kondisi kosong,” terangnya.
Begitu tiba di lokasi, lanjut Kaleb, Tim Damkar berjumlah 5 personil langsung melakukan pemadaman api dengan menggunakan 1 unit armada pos Ngadiluwih.
“Setelah api berhasil dipadamkan sesuai dengan SOP, diketahui bahwa pemilik kandang ayam menderita kerugian kurang lebih Rp50 juta. Sedangkan aset yang berhasil diselamatkan senilai Rp600 juta. Alhamdulillah tidak ada korban pada peristiwa tersebut,” tutup Kaleb. (uji/msn)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




