Emil Elestianto Dardak, Wagub Jatim saat memberi keterangan kepada awak media
TUBAN,BANGSAONLINE.com - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memperkuat akurasi data kemiskinan.
Menurutnya, langkah Bupati Tuban bersama jajarannya dalam memperoleh data yang lebih rinci dapat disinergikan dengan BPS.
Data Terpadu Sosial Nasional (DTSN) diharapkan terus dilengkapi dan diperkaya melalui data lokal yang disusun dengan pendekatan by name by address (BNBA).
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027, Selasa (31/3/2026), di Pendopo Kridho Manunggal.
Ia menjelaskan, pengukuran kemiskinan secara makro selama ini cenderung didasarkan pada tingkat pengeluaran masyarakat.
Kondisi tersebut membuat penerima bantuan sosial (bansos) yang secara statistik berada di atas garis kemiskinan dapat dianggap tidak lagi miskin karena adanya tambahan pengeluaran dari bantuan tersebut.
Oleh karena itu, Emil menekankan pentingnya pelengkapan data makro dengan data mikro agar memberikan gambaran yang lebih komprehensif.
Dengan data mikro, pemerintah dapat mengidentifikasi kondisi masyarakat secara lebih rinci berdasarkan desil.
"Kita bisa merinci mulai dari desil satu hingga empat, sehingga program intervensi dapat dirancang secara lebih terarah dan tepat sasaran," ujarnya.
“Melihat kemiskinan tidak cukup hanya dari satu angka. Perlu dilihat secara makro maupun mikro agar intervensi yang dilakukan benar-benar tepat,” tambahnya.
Emil menyampaikan BPS membuka ruang kolaborasi yang luas bagi pemerintah kabupaten/kota untuk memantapkan data secara bersama.
Ia mendorong agar penguatan data dilakukan beriringan dengan BPS.
Selain itu, ia menekankan kemiskinan masih menjadi persoalan di Kabupaten Tuban maupun Jawa Timur secara umum.
Oleh sebab itu, setiap langkah intervensi harus dilakukan secara terarah dan terukur.
"BPS juga mendorong adanya pertukaran data antara pemerintah daerah dan lembaga statistik. Agar data dapat disinkronkan," tandasnya. (van)

























