Berdasarkan hasil pemeriksaan, Siswanto menyebutkan, tersangka awalnya sedang berkeliling di desa para korban untuk meminta sumbangan.
Kemudian, tersangka mendatangi salah satu rumah warga dan melihat dua anak perempuan berinisial HN (6) dan KAR (5), yang sedang duduk santai di dalam rumah.
"Pelaku sempat berteriak-teriak meminta sumbangan, namun karena kondisi rumah sedang sepi dan tidak ada jawaban dari penghuni dewasa, pelaku memanfaatkan situasi tersebut," kata Iptu Siswanto, Senin (6/4/2026).
Memanfaat kondisi tersebut, AG merangsek masuk dan melakukan aksi pencabulan. Pelaku diduga memegang area sensitif kedua korban secara bergantian menggunakan kedua tangannya.










