Muskerwil PWNU Jatim di Tuban.
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur tahun ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Sunan Bejagung 2, Desa Bejagung, Kecamatan Semanding, pada 11-12 April 2026.
Acara pembukaan dihadiri Wagub Jatim, Emil Dardak, bersama unsur Forkopimda Jatim. Emil mengajak Nahdliyin untuk bersinergi dengan pemerintah daerah.
BACA JUGA:
- Jelang Pembukaan Munas-Konbes NU Nanti Malam, Kiai-Kiai Bertemu di Ndalem Gus Da Ploso
- Munas-Konbes NU 2026 Dibuka Malam ini di Kediri, Gus Ipul: Insyallah Presiden Hadir di Penutupan
- Gus Lilur Serukan Muktamar NU Jadi Ajang Pemurnian Arah Perjuangan
- Munas-Konbes NU 2026 di Ponpes Al Falah Kediri Dijaga 400 Personel Banom
“Pemprov Jawa Timur harus bersinergi dengan warga Nahdliyyin untuk membangun Jawa Timur yang sudah baik,” ujarnya.
Ia menilai, program Nahdliyin di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat telah memberi dampak nyata.
“NU berkontribusi luar biasa untuk pembangunan Jawa Timur dengan kehadiran ini semakin mempererat koordinasi warga Nahdliyyin dengan Pemprov Jatim,” katanya.
Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim, KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin, menyebut Muskerwil merupakan agenda tahunan untuk mengevaluasi program kerja dan membahas persiapan Muktamar NU.
“Pelaksanaan Muktamar NU dimana saja siap, termasuk di Surabaya atau di Jawa Timur,” ucapnya.
Sedangkan Rais Syuriah PBNU, Muhammad Nuh, menilai Muskerwil PWNU Jatim tepat digelar karena PBNU membutuhkan pandangan asli dari keluarga besar NU. Ia menekankan pentingnya peran Jawa Timur sebagai pelopor menjelang Muktamar NU ke-35.
“Apalagi risorsis NU di Jatim luar biasa, mulai sejarah NU didirikan di Surabaya, Jawa Timur. Untuk itu Jatim menjadi pelopor pandangan ke depan yang luar biasa untuk NU ke depan dan menyiapkan abad kedua NU lebih dahsyat lagi,” paparnya. (coi/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




