Lahan Tidur Lapas Porong Disulap Jadi Kebun Jagung, Panen Perdana Tuai Apresiasi DPR RI

Dalam sambutannya, Kadiyono menegaskan keberhasilan ini berawal dari komitmen dalam mengoptimalkan lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan.

Ia menyebut kehadiran pejabat pusat dalam panen tersebut sebagai wujud sinergi antara pemerintah daerah dan pusat.

Menurutnya, dukungan legislatif memiliki peran penting agar program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dapat memberikan dampak lebih luas.

“Lahan di Porong ini awalnya lahan tidur yang cukup lama terbengkalai. Namun berkat kerja keras jajaran, bibit jagung manis yang ditanam sejak 15 Januari lalu kini berhasil dipanen. Sekecil apa pun yang kita lakukan, jika bermanfaat bagi masyarakat, nilainya akan sangat tinggi,” ujar Kadiyono.

Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya.

Ia menilai program ini sebagai langkah cepat dan tepat dalam merealisasikan visi Presiden Prabowo Subianto di sektor ketahanan pangan.

“Ini program Pak Prabowo yang kemudian diwujudkan oleh Pak Agus Andrianto selaku Menteri Imipas. Ini luar biasa, bagaimana ide bisa direalisasikan menjadi praktik nyata dan sudah berjalan di banyak lapas,” ungkapnya.

Politikus Partai NasDem itu juga menilai inisiatif di Lapas Surabaya dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan potensi lokal.

Ia menyebut pendekatan yang dilakukan kementerian telah berbasis riset dengan melibatkan ilmuwan dan praktisi.

“Ketahanan pangan yang dikembangkan jajaran pemasyarakatan ini berbasis potensi lokal dan riset. Ada itikad kuat untuk mengurangi impor dengan mengembangkan produksi di dalam negeri, termasuk melalui lapas,” jelasnya.

Ia juga menyinggung sejumlah program serupa yang telah berjalan di berbagai daerah, seperti pengembangan melon di Kendal, budidaya ayam petelur, hingga tambak udang vaname dan ikan sidat di Nusakambangan.

Ke depan, koordinasi antara DPR RI dan kementerian akan terus diperkuat untuk memetakan potensi di berbagai wilayah.

Salah satu rencana yang disiapkan adalah menghidupkan kembali kejayaan tambak di Lampung sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas I Surabaya Sohibur Rachman mengaku menyambut baik dukungan dari DPR RI terhadap program tersebut.

“Saya sangat senang bahwa anggota DPR RI hadir langsung dan mendukung penuh seluruh kegiatan ketahanan pangan. Pemanfaatan lahan tidur yang ada di sini kini menjadi lebih bermanfaat,” ungkapnya. (cat/van)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: