SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Gubernur Khofifah melepas keberangkatan jamaah haji kloter pertama Embarkasi Surabaya Tahun 1447 H/2026 M dari Asrama Haji Surabaya, Rabu (22/4/2026).
Sebanyak 380 jamaah asal Kabupaten Probolinggo, terdiri dari 376 jamaah dan 4 petugas kloter, diberangkatkan menuju Madinah pukul 09.30 WIB. Dalam kloter ini tercatat jamaah termuda Mari Muhammad Chandra berusia 15 tahun dan jamaah tertua Suridan Temo Sakin berusia 86 tahun.
“Panjenengan semua adalah kloter pertama yang diberangkatkan Kementerian Haji dan Umrah. Hari ini akan ada total 5 kloter yang diberangkatkan,” kata Khofifah.
Ia berharap, seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar, sehat, dan kembali ke tanah air sebagai haji mabrur.
Khofifah juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan di tengah tantangan cuaca ekstrem di Tanah Suci.
“Bapak Ibu semua adalah tamu Allah, diundang khusus oleh Allah. Panjenengan adalah orang-orang terpilih. Maka, laksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan penuh kesungguhan, jaga kesehatan, jaga kekhusyukan, ikuti tuntunan manasik haji,” paparnya.
Ia pun mengingatkan jamaah untuk menaati peraturan, menjaga ketertiban, serta menghindari hal-hal yang dapat mengurangi kesempurnaan ibadah.
“Insya Allah kami siap memberikan layanan terbaik. Panjenengan yang tenang dan aman, Insya Allah semua dalam lindungan dan bimbingan Allah SWT,” sambungnya.
Total jamaah haji Embarkasi Surabaya tahun ini berjumlah 44.087 orang, terdiri dari 43.623 jamaah dan 464 petugas kloter, terbagi dalam 116 kloter. Rinciannya, Jawa Timur 42.409 jamaah, Bali 698 jamaah, dan Nusa Tenggara Timur 516 jamaah.
Sementara itu, Sekretaris Dirjen Layanan Haji Kementerian Haji dan Umrah, Abdul Haris, memberikan apresiasi atas pelepasan kloter pertama.
“Terima kasih kepada Ibu Khofifah selaku koordinator Ibadah Haji Embarkasi Surabaya. Ini adalah Ibadah Haji pertama yang diselenggarakan Kementerian Haji dan Umrah, mudah-mudahan aman dan lancar,” katanya. (dev/mar)










