Warga Dusun Buluh Bebe bersama prajurit Kodim 0829/Bangkalan ketika mengangkat kerangka tandon.
“Alhamdulillah, anak-anak nanti tidak lagi kesulitan air. Ini sangat membantu,” ujarnya dengan wajah sumringah.

Tandon air kini menjadi cadangan penting, bermanfaat bagi santri maupun warga sekitar, terutama saat musim kemarau.
Sertu Mustain menegaskan, keterlibatan TNI bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Kami ingin hadir di tengah warga, bekerja bersama, dan merasakan apa yang mereka rasakan. Ini tentang kebersamaan,” katanya.
Program TMMD ke-128 Kodim 0829/Bangkalan memang menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur dasar dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Namun lebih dari sekadar tandon air, yang terbangun hari itu adalah semangat gotong royong, kekuatan tak terlihat yang menjadi fondasi utama mengatasi keterbatasan desa.
Di bawah langit Buluh Bebe, harapan itu kini berdiri tegak. Air yang mengalir dari tandon bukan hanya memenuhi kebutuhan, tetapi juga menghidupi mimpi banyak orang. (uzi/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




