Semarakkan Acara Babe, Disdagkopum Madiun Gelar Sembako Murah dan Bazar UMKM di Desa Bodag

Ringkasan Berita
  • Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun menggelar pasar sembako murah dan bazar UMKM lokal dalam acara Bahana Bersahaja (Babe) di Desa Bodag.
  • Sembako seperti beras, gula, minyak, telur, dan bawang putih dijual lebih murah dari harga pasar dan disertai pembagian nasi bungkus serta layanan tera ulang timbangan.
  • Kegiatan ini bertujuan mendukung agenda Bupati, memperkenalkan produk UMKM lokal kepada masyarakat, serta menyediakan layanan pendampingan koperasi.
  • Masyarakat, seperti pengunjung Siti, menyambut baik program ini karena dapat menghemat pengeluaran untuk kebutuhan pokok.

MADIUN,BANGSAONLINE.com - Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro Kabupaten Madiun menggelar pasar sembako murah dan bazar UMKM lokal dalam kegiatan Bahana Bersahaja (Babe) di Desa Bodag, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk partisipasi untuk mendukung agenda Bupati Madiun dalam menyemarakkan acara Babe.

Sembako yang dijual dalam kegiatan itu meliputi beras, gula, minyak goreng, telur, dan bawang putih.

Seluruh kebutuhan pokok tersebut dijual dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.

Kepala Disdagkopum Kabupaten Madiun, Indra Setyawan, mengatakan kegiatan tersebut juga bertujuan memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat.

"Selain sembako murah kita juga menggelar bazar UMKM lokal, sehingga hasil produksi mereka bisa dikenal oleh yang lainnya," terang Indra di sela acara.

Selain menyediakan sembako murah, Disdagkopum juga membagikan nasi bungkus kepada masyarakat.

Tak hanya itu, dinas tersebut turut membuka layanan tera ulang timbangan bagi warga sekitar Desa Bodag.

"Karena dinas kami selain perdagangan juga mengurusi koperasi maka kita juga sediakan layanan tera dan pendampingan tentang masalah perkoperasian," tandasnya.

Salah seorang pengunjung, Siti, mengaku senang bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah.

Menurutnya, sisa uang belanja dapat digunakan untuk membeli kebutuhan lainnya.

"Seneng banget oleh sembako murah. Turahane duwet iso gawe tuku uyah (senang sekali bisa mendapatkan sembako murah. Sisa uangnya bisa untuk membeli garam)," ujarnya dengan wajah ceria. (dro/van)