FLS3N Kota Pasuruan Jadi Wadah Kreativitas dan Literasi Anak

Ringkasan Berita
  • Pemerintah Kota Pasuruan menggelar FLS3N tingkat SD sebagai upaya mendorong penguatan budaya literasi dan kreativitas di kalangan pelajar.
  • Kegiatan ini mencakup Lomba Menulis Cerita dengan tema pelestarian bumi, pahlawan, serta budaya yang diikuti oleh 15 peserta dari berbagai sekolah.
  • Ibunda Guru Indonesia Kota Pasuruan, Bunda Ani, memberikan motivasi dan menegaskan bahwa semua peserta sudah menjadi pemenang karena berani berkompetisi dan menunjukkan potensi.
  • Ajakan disampaikan kepada guru untuk terus mengembangkan budaya membaca dan menulis di sekolah agar siswa dapat berkompetisi di tingkat yang lebih luas.
  • FLS3N diharapkan dapat melahirkan generasi muda Pasuruan yang gemar membaca, aktif menulis, dan menghasilkan karya inspiratif untuk masa depan.

KOTA PASURUAN, BANGSAONLINE.com Pemkot Pasuruan terus mendorong penguatan budaya literasi di kalangan pelajar melalui ruang kreativitas dan kompetisi, salah satunya lewat Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Sekolah Dasar (SD) yang digelar di MCC Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, Senin (18/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Ibunda Guru Indonesia Kota Pasuruan, Suryani Firdaus Adi Wibowo atau yang akrab disapa Bunda Ani, hadir sebagai juri cabang Lomba Menulis Cerita yang diikuti 15 peserta dari berbagai sekolah dasar. Lomba mengangkat tema 'Menjaga Bumi, Aku dan Pahlawan, serta Merawat Budaya dan Tradisi'.

Bunda Ani meninjau jalannya perlombaan sekaligus memberikan motivasi. Ia mengatakan, "Selain melatih kemampuan menulis, kegiatan ini juga diharapkan dapat menambah semangat literasi anak-anak ke depan. Semua peserta hebat, karena bisa mewakili sekolah saja sudah menjadi pencapaian yang luar biasa."

Ditegaskan pula olehnya bahwa seluruh peserta sejatinya telah menjadi pemenang karena berani berkompetisi dan menunjukkan potensi terbaik.

"Untuk bapak dan ibu guru, mari terus mengembangkan budaya literasi di sekolah. Tingkatkan kebiasaan membaca dan menulis anak-anak, sehingga ke depan mereka dapat mengikuti berbagai lomba di tingkat yang lebih luas. Anak-anak memiliki potensi yang sangat luar biasa," paparnya.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para pemenang sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan semangat peserta. Melalui ajang FLS3N, diharapkan lahir generasi muda Kota Pasuruan yang gemar membaca, aktif menulis, dan menghasilkan karya inspiratif. (afa/mar)