Ipda Yoni Evan Pratama, Kasihumas Polres Pamekasan
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Polres Pamekasan memastikan foto dan isu mengenai sosok menyerupai pocong yang sempat meresahkan warga merupakan hoaks atau berita bohong.
Kasihumas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama mengatakan, gambar yang beredar diduga merupakan hasil manipulasi kecerdasan buatan (AI) atau aksi prank dari pihak tidak bertanggung jawab.
BACA JUGA:
- Bikin Prank Pocong untuk Konten Tiktok, 3 Pelajar di Bangkalan Nangis Usai Didatangi Polisi
- Dua Santri Terjatuh dari Lantai Dua Asrama di Pamekasan, Satu Meninggal Dunia
- Pengendara Motor Tewas Usai Tabrakan dengan Truk Bos di Pamekasan
- Korwil BGN Pamekasan Jalani Klarifikasi 10 Jam di Polres, Didampingi Wakareg Jatim
"Foto yang beredar merupakan hasil manipulasi AI atau tindakan prank oleh yang tidak bertanggung jawab. Sampai saat ini tidak ada laporan korban tindakan kriminal nyata terkait isu tersebut," ucapnya.
Ia meminta masyarakat tidak panik berlebihan dan tetap bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi di media sosial maupun grup percakapan.
Karena itu, Ipda Evan mengimbau warga agar selalu melakukan verifikasi informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.
"Di samping itu, tim siber kepolisian juga terus memantau peredaran konten tersebut. Petugas siap menindak tegas siapa saja yang menyebarkan berita bohong atau melakukan aksi yang mengganggu ketertiban umum," bebernya.
Selain melakukan pemantauan siber, Polres Pamekasan juga mengajak masyarakat kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) atau ronda malam sebagai langkah pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Warga juga diminta segera melapor kepada Bhabinkamtibmas maupun Polsek terdekat apabila menemukan hal mencurigakan di lingkungan sekitar.
"Untuk menjamin kamtibmas, Polres Pamekasan meningkatkan patroli rutin mulai malam hingga dini hari di area permukiman warga," pungkasnya (van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




