Warga Kediri ini Manfaatkan Mobile JKN untuk Kepesertaan

Warga Kediri ini Manfaatkan Mobile JKN untuk Kepesertaan Salah satu peserta program JKN atau Jaminan Kesehatan Nasional dari Desa Pehkulon, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, Sukardi (61).

KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kesadaran akan pentingnya perlindungan kesehatan mendorong Sukardi (61), warga Desa Pehkulon, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri, mendaftarkan diri sebagai peserta program JKN atau Jaminan Kesehatan Nasional. Ia menilai jaminan kesehatan menjadi pegangan penting, terutama saat memasuki usia lanjut.

“Pertama kali mendaftar itu bulan Oktober tahun 2025. Namanya usia sudah tidak muda lagi, tentu risiko sakit juga semakin besar. Alhamdulillah semua proses pendaftarannya sangat mudah,” ujarnya saat ditemui di rumahnya pada Jumat (29/5/2026).

Keputusan itu muncul setelah melihat orang-orang di sekitarnya harus mengeluarkan biaya besar untuk berobat. Menurut Sukardi, membayar iuran rutin lebih ringan dibandingkan menghadapi tagihan pengobatan mendadak.

“Lebih baik saya membayar Rp100 ribu tiap bulan daripada ketika sakit harus mendapatkan tagihan dengan biaya yang tinggi. Dengan disiplin membayar, kartunya tetap aktif. Kalau suatu saat dibutuhkan, bisa langsung digunakan tanpa kendala,” tuturnya.

Sebagai peserta mandiri kelas dua, ia berkomitmen membayar iuran tepat waktu. Ia menilai prinsip gotong royong dalam JKN membuatnya semakin yakin.

“Alhamdulillah selalu rutin bayar iuran. Saya mendengar kalau Program JKN ini memiliki prinsip gotong royong. Itu salah satu hal yang membuat saya tertarik untuk daftar jadi peserta. Jadi secara tidak langsung saya bisa beramal atau membantu kepada sesama,” paparnya.

Di usia 61 tahun, Sukardi juga mulai memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN untuk memantau kepesertaan.

“Awalnya memang tidak mudah karena memang hal baru. Akhirnya saya belajar bagaimana cara buka aplikasi dan bisa digunakan untuk apa saja. Seringnya untuk cek status kepesertaan dan cek info tagihan sehingga bisa langsung bayar tagihan,” katanya.

Ia berharap masyarakat segera mendaftar JKN tanpa menunggu sakit agar mendapat perlindungan kesehatan lebih dini.

“Jangan menunggu sakit dulu baru daftar JKN, lebih baik segera mendaftar dan diaktifkan sekarang. Dengan adanya JKN pikiran dan hati jadi tenang,” ucapnya. (uji/mar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO