Juga Beredar Surat PBNU Tanda Tangan Tunggal Gus Yahya, Tanpa Rais Aam, untuk Presiden

“Besar harapan kami kiranya Bapak Presiden berkenan memberikan waktu pada kesempatan yang dianggap baik,” tulis surat itu lagi.

BANGSAONLINE berusaha mengonfirmasi ke PBNU, apakah surat tersebut asli dari Gus Yahya.

“Asli. Dari Gus Yahya,” jawab KH Imron Rosyadi Hamid, PHd, Wakil Sekjen PBNU yang juga Rektor Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) Malang Jawa Timur kepada BANGSAONLINE, Sabtu 6 Juni 2026.


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: