KAI Daop 9 Jember Tutup 11 Perlintasan Liar usai Tiga Insiden Kecelakaan Kereta

KAI Daop 9 Jember Tutup 11 Perlintasan Liar usai Tiga Insiden Kecelakaan Kereta Salah satu penutupan perlintasan sebidang liar

JEMBER,BANGSAONLINE.com -PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 menutup 11 perlintasan liar di wilayah operasionalnya sepanjang 2026 sebagai upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan mencegah terjadinya kecelakaan di perlintasan sebidang.

Langkah tersebut dilakukan setelah tercatat tiga insiden temperan di wilayah sepanjang tahun ini. Salah satu kejadian bahkan mengakibatkan korban meninggal dunia.

Manager Hukum dan Humas , Cahyo Widiantoro mengatakan, hasil evaluasi menunjukkan sebagian besar kecelakaan di perlintasan sebidang disebabkan oleh kelalaian pengguna jalan.

"Berdasarkan hasil evaluasi, penyebab utama insiden terjadinya kecelakaan adalah faktor kelalaian dan pelanggaran pengguna jalan yang tidak patuh terhadap rambu-rambu dan aturan keselamatan di perlintasan sebidang," ujarnya, Selasa (9/6/2026).

mencatat, 11 perlintasan liar yang ditutup tersebar di tiga kabupaten, yakni , Banyuwangi, dan Probolinggo.

Penutupan dilakukan oleh tim teknis untuk memastikan akses yang dinilai berisiko tinggi tersebut tidak lagi digunakan oleh masyarakat.

"Titik perlintasan liar yang ditutup berada di wilayah Kabupaten sebanyak 3 titik, Kabupaten Banyuwangi 7 titik dan Kabupaten Probolinggo 1 titik," tuturnya.

Klik Berita Selanjutnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Lihat juga video 'Nekat Ritual di Laut, 10 Warga Jember Meninggal Tersapu Ombak':


Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO