Ringkasan Berita
- Bantuan pangan berupa 141.687 paket beras dan minyak goreng telah didistribusikan Bulog Bojonegoro ke 23 kecamatan, dengan rincian 2.833,74 ton beras medium dan 566.748 liter minyak goreng.
- Kualitas beras bantuan dijamin layak konsumsi setelah pengecekan ketat oleh DKPP Bojonegoro dan mitra, terbukti dari aroma, rasa, dan warna yang memenuhi standar.
- Progres penyaluran telah mencapai 70% per 9 Juni 2026, dengan target penyelesaian 100% pada 15 Juni 2026 agar seluruh masyarakat penerima segera merasakan manfaat.
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Bojonegoro terus berkomitmen menjaga kualitas beras dalam program bantuan pangan (bapang) untuk masyarakat. Hingga saat ini, sebanyak 141.687 paket bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng telah sukses didistribusikan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro, Zaenal Fanani, menegaskan bahwa pihaknya terlibat langsung dalam mengawal proses ini, mulai dari pengecekan kualitas hingga tahap penyaluran.
"Kualitas masih terjaga, karena kami melakukan pengecekan mulai dari mitra hingga gudang Bulog," jelas Zaenal, Rabu (10/6/2026).
Berdasarkan hasil monitoring bersama sejumlah instansi terkait, beras yang disalurkan terbukti memenuhi standar kelayakan konsumsi, baik dari segi aroma, rasa, maupun warna.
"Saat dikonsumsi rasanya enak dan wangi," tambah Zaenal.
Zaenal juga mengapresiasi kinerja Bulog Bojonegoro yang berhasil mencapai progres penyaluran hingga 70 persen per 9 Juni 2026. Ia berharap target penyaluran bisa segera tuntas sepenuhnya.
"Sehingga masyarakat Bojonegoro khususnya bisa merasakan manfaatnya," harapnya.
Pemimpin Cabang Perum Bulog KC Bojonegoro, Umar Said, merinci bahwa hingga 9 Juni 2026, total 141.687 PBP yang telah digelontorkan mencakup 23 kecamatan di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
"PBP itu berupa beras medium sebanyak 2.833,74 ton dan minyak goreng sebanyak 566.748 liter," ungkap Umar.
Bulog Bojonegoro menargetkan sisa kuota yang belum tersalurkan dalam waktu dekat.
"Kami menargetkan pada tanggal 15 Juni 2026 nanti seluruh bantuan pangan dapat tersalurkan 100 persen," tandas Umar. (jku/rev)










