Syarif Rahman
MAKKAH,BANGSAONLINE.com - Layanan bus Salat Lima Waktu (shalawat) bagi jemaah haji Indonesia di Makkah dipastikan tetap beroperasi selama 24 jam hingga 21 Juni 2026, meskipun jumlah jemaah yang masih berada di Kota Suci terus berkurang seiring proses pemulangan dan pergeseran ke Madinah.
Kepala Bidang Layanan Transportasi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Syarif Rahman, menegaskan bahwa layanan transportasi menuju Masjidil Haram tetap disediakan untuk mendukung aktivitas ibadah jemaah yang masih berada di Makkah.
BACA JUGA:
- Program Tanazul Bantu Jemaah Haji Sakit Pulang Lebih Awal ke Tanah Air, 142 Orang Telah Dipulangkan
- Jemaah Diminta Jangan Tergiur Paket Haji Murah! Kemenag Tegaskan Hal ini
- Pemulangan Haji Gelombang II Dimulai, 8.500 Jemaah Diterbangkan dari Madinah Hari Pertama
- Kemenhaj Pastikan Pemulangan Jemaah Haji Lancar dan Aman
"Kami ingin menyampaikan bahwa layanan transportasi di Makkah, terutama bus shalawat untuk salat lima waktu ke Masjidil Haram, tetap beroperasi," ujar Syarif Rahman kepada Tim Media Center Haji (MCH), Senin, 15 Juni 2026.
Hingga saat ini, seluruh jemaah haji Indonesia gelombang pertama telah dipulangkan ke Tanah Air melalui Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah. Sementara itu, jemaah gelombang kedua secara bertahap telah bergeser ke Madinah sejak 7 Juni 2026.
Meski jumlah penumpang semakin berkurang, PPIH tetap menyiapkan armada bus sesuai kebutuhan. Pada fase akhir operasional nanti, sebanyak 52 unit bus shalawat akan disiagakan untuk melayani kloter terakhir yang diberangkatkan menuju Madinah pada 21 Juni 2026.
"Sampai hari terakhir nanti akan kami sediakan sebanyak 52 unit untuk kloter terakhir yang pulang atau didorong ke Madinah pada 21 Juni 2026," kata Syarif.
Selain armada bus, seluruh halte keberangkatan dan kedatangan jemaah dari hotel menuju Masjidil Haram juga masih beroperasi secara normal. Namun, penyesuaian titik layanan dimungkinkan dilakukan mengikuti konsentrasi hotel yang masih dihuni jemaah.
Menurut Syarif, saat ini baru terdapat dua rute yang dihentikan karena seluruh jemaah yang dilayani telah meninggalkan Makkah.
Kedua rute tersebut adalah rute 14 yang melayani perjalanan dari Hotel Al-Hidayah Tower menuju Terminal Jabal Ka'bah, serta rute 22 yang melayani kawasan Syisyah menuju Terminal Syib Amir. (msn/van)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




