Bupati Gresik (tiga dari kiri) secara simbolis memberikan stimulan kepada Ali Candi selaku perwakilan PKL. Foto: Ist
GRESIK, BANGSAONLINE.com - Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menyalurkan bantuan stimulan usaha kepada 43 eks pedagang kaki lima (PKL) Kali Avoor di Desa Semambung, Kecamatan Driyorejo, Kamis (18/6/2026). Masing-masing penerima memperoleh Rp5 juta dengan total bantuan mencapai Rp215 juta.
Kepala daerah yang akrab disapa Gus Yani itu menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi sejumlah perusahaan dengan Baznas Gresik.
“Bantuan stimulan usaha ini akan diserahkan untuk 43 pelaku usaha terdampak penertiban. Masing-masing akan menerima sama senilai Rp5 juta sebagai langkah nyata pemulihan ekonomi masyarakat pasca-relokasi kawasan,” ujarnya saat menyerahkan bantuan secara simbolis di Kantor Bupati Gresik.
Ia menyatakan, Pemkab Gresik telah melakukan pendataan, verifikasi, dan pendampingan selama 2 bulan terakhir untuk memetakan kebutuhan pelaku usaha terdampak. Penataan kawasan yang dilakukan April 2026 merupakan bagian dari normalisasi saluran dan pengendalian banjir di Driyorejo dan Wringinanom.
Kemudian, lanjut Gus Yani, pemerintah daerah setempat fokus pada pemberdayaan pelaku usaha agar dapat kembali mengembangkan usahanya.
Selain bantuan modal, Pemkab Gresik menyediakan lahan aset daerah seluas 1.000 meter persegi yang akan dikelola paguyuban PKL Semambung dengan kontrak 5 tahun. Skema retribusi memberikan dispensasi 6 bulan pertama, kemudian pembayaran sesuai kesepakatan.
“Pentingnya kesadaran kolektif dari PKL maupun paguyuban untuk menjaga kebersihan dan ketertiban agar fasilitas tersebut tetap bersih, nyaman dan aman bagi UMKM maupun pengunjung,” kata Gus Yani.
Salah satu penerima manfaat, M. Adhim (42), mengaku bersyukur atas dukungan pemerintah.
“Dampak penertiban kemarin memang berat bagi kami, tetapi dengan adanya bantuan modal dan perhatian dari pemerintah, kami merasa tidak berjalan sendirian. Bantuan stimulan usaha ini akan kami maksimalkan untuk menata kembali modal dagang kami demi menyambung hidup keluarga,” paparnya. (hud/mar)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




