Ringkasan Berita
- Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi mengapresiasi peran Kelompok Wanita Tani (KWT) Flamboyan di Kelurahan Ketami, Kota Kediri, dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat dan mewujudkan kemandirian desa.
- Kegiatan KWT Flamboyan dinilai sebagai langkah strategis membangun kemandirian, memperkuat ketahanan wilayah, dan mendukung kedaulatan pangan dari tingkat kelurahan, dengan produk yang sudah dijual ke beberapa tempat.
- Menteri PPPA mengajak Pemkot Kediri untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang ketahanan pangan keluarga, termasuk memanfaatkan lahan terbatas dengan polybag, yang berdampak positif secara ekonomi dan lingkungan.
- Walkot Kediri Vinanda Prameswati menyebut kunjungan ini momentum penting untuk memperkuat sinergi pusat-daerah dalam pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan ketahanan pangan berbasis keluarga, serta menunjukkan potensi lokal seperti budidaya ikan cupang dan sayuran.
- Indeks Pembangunan Gender Kota Kediri pada 2025 mencapai 96,36 dan terus meningkat dalam lima tahun terakhir, mencerminkan kemajuan dalam pemberdayaan perempuan di daerah tersebut.
KOTA KEDIRI,BANGSAONLINE.com - Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mendampingi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi saat mengunjungi Kelurahan Ketami, Kecamatan Pesantren, Minggu (21/6/2026).
Setibanya di Balai Kelurahan Ketami, Menteri PPPA meninjau langsung hasil produksi Kelompok Wanita Tani (KWT) Flamboyan Kelurahan Ketami.
Menteri PPPA memberikan apresiasi kepada KWT Flamboyan atas perannya dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat.
"Ketika saya baru masuk ke ruangan ini dan melihat hasil yang ada. Saya yakin apa yang dicita-citakan Bapak Presiden bisa berhasil di Kota Kediri. Karena yang diinginkan Bapak Presiden adalah setiap desa bisa mandiri," ujarnya.
BACA JUGA:Pemkab Kediri Serahkan 5,9 Hektare Tanah untuk Rencana Hotel Haji di Kawasan Bandara Dhoho
Halaman:










