Polres Sampang Catat 91 Kecelakaan Terjadi dalam 5 Bulan, 17 Orang Meninggal Dunia

SAMPANG,BANGSAONLINE.com - Sebanyak 91 kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah hukum Polres Sampang selama periode Januari hingga Mei 2026 dengan korban meninggal dunia mencapai 17 orang.

Dalam rentang waktu tersebut, jumlah kecelakaan tertinggi terjadi pada Februari dengan 24 kasus. Disusul Mei sebanyak 19 kasus, Maret 18 kasus, Januari 16 kasus, dan April 14 kasus.

Data tersebut menunjukkan kecelakaan lalu lintas masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Sampang yang memerlukan perhatian bersama dari seluruh pengguna jalan.

KBO Satlantas Polres Sampang Ipda Dedy Dely Rasidi mengatakan, puluhan kecelakaan tersebut tersebar di sejumlah wilayah. Namun, Kecamatan Camplong dan Kecamatan Jrengik menjadi lokasi yang paling sering terjadi kecelakaan.

Ia menjelaskan, 91 kasus kecelakaan itu melibatkan berbagai jenis kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil hingga kendaraan roda enam. Meski demikian, kendaraan roda dua menjadi jenis kendaraan yang paling dominan terlibat dalam kecelakaan.

“Selama lima bulan ini terjadi 91 kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia sebanyak 17 orang, luka berat tujuh orang, dan luka ringan 130 orang,” katanya, Kamis (25/6/2026).

Menurut Dedy, faktor penyebab kecelakaan masih didominasi kelalaian pengendara, seperti mengantuk saat berkendara, kehilangan kendali, hingga kurang berhati-hati saat berada di jalan raya.

“Yang paling banyak kecelakaan terjadi karena kelalaian pengendaranya sendiri, tidak fokus dan kurang hati-hati saat berkendara,” jelasnya.

Selain menimbulkan korban jiwa dan luka-luka, kecelakaan lalu lintas tersebut juga menyebabkan kerugian material yang nilainya mencapai Rp218,7 juta.

Ia menyampaikan, data kecelakaan untuk Juni 2026 belum dapat dipublikasikan karena proses rekapitulasi baru dilakukan pada akhir bulan.

“Data Juni belum bisa kami berikan karena perekapannya dilakukan pada akhir bulan, sementara bulan Juni masih berjalan,” tuturnya.

Dedy mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi peraturan lalu lintas guna menekan angka kecelakaan di Kabupaten Sampang.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati dalam berkendara dan selalu mengutamakan keselamatan,” tegasnya. (van)