Bulan Bung Karno di Surabaya, Rocky Gerung Bedah Buku Marhaenisme: Indonesia Alami Krisis Gagasan

Ringkasan Berita
  • Rocky Gerung menyebut Indonesia mengalami krisis gagasan dan menilai Marhaenisme sebagai pemikiran otentik Bung Karno yang masih relevan untuk memahami tantangan bangsa di era modern.
  • Buku "Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z" menyajikan konsep Marhaenisme dengan bahasa populer dan referensi budaya seperti Kung Fu Panda dan Avatar agar lebih dekat dengan generasi muda.
  • Acara yang digelar PDIP Surabaya ini bertujuan membekali generasi muda dengan fondasi pemikiran agar tidak kehilangan arah di tengah derasnya arus informasi dan teknologi.
  • Diskusi mengangkat persoalan Generasi Z seperti krisis lingkungan, kapitalisme digital, meritokrasi kompetitif, dan korupsi, serta menawarkan Marhaenisme sebagai perspektif menjawab tantangan abad ke-21.
  • Panitia menggelar lomba konten digital dan sesi tanya jawab interaktif dengan hadiah buku dan bingkisan untuk mendekatkan gagasan Marhaenisme kepada kalangan muda secara kreatif.

SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Pengamat politik Rocky Gerung menilai Indonesia saat ini tengah mengalami krisis gagasan. Menurutnya, Marhaenisme masih menjadi pemikiran yang relevan untuk membantu Generasi Z memahami berbagai tantangan bangsa di era modern.

Pernyataan tersebut disampaikan Rocky dalam bedah buku Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z karya dirinya bersama akademisi Universitas Airlangga, Airlangga Pribadi, di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan DPC PDI Perjuangan Surabaya dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno itu dihadiri ratusan mahasiswa, komunitas kepemudaan, kader partai, serta Generasi Z.

Turut hadir Ketua DPC PDIP Surabaya yang juga Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri, serta jajaran pengurus partai.