”Kalau ingin membuat sandal, cukup menambahkan bahan pelengkap berupa sepon benang dan jarum. Caranya sama, yakni bersihkan terlebih dulu bahan yang diambil dari sampah anorganik dengan sabun cuci dan kasih pengharum pakzian. Setelah di mal kemudian dijahit, “ jelasnya.
Menurut Endang, bagi yang sudah terbiasa membuat kerajinan tangan yang berbahan baku dari limbah plastik, itu hanya butuh waktu kurang lebih dua jam untuk menghasilkan dua pasang pruduk.
“Yang biasaya ibu-ibu ketika belanja bahan pokok tak jarang mengunakan kantong plastik kresek lebih dari satu, kini cukup mengunakan satu tas buatan para kader bank sampah. Selain praktis, juga mengurangi volume limbah plastik,“ harapnya.
Dia berharap dengan adanya Bimtek ini, para kader Bank Sampah bisa memanfaatkan sampah anorganik dengan baik. Sehingga, bisa mengurangi volume sampah di wilayah Kota Kediri dan bisa meningkatkan kesejahteraannya khusunya para pengurus Bank Sampah










