Tungku Lupa Dimatikan, Rumah dan Kandang di Tuban Ludes Terbakar

TUBAN,BANGSAONLINE.com - Sebuah rumah dan kandang ternak milik warga di Dusun Joho, Desa Kayen, Kecamatan Bancar terbakar pada Rabu (15/7/2026) pagi.

Kebakaran diduga dipicu api tungku yang digunakan untuk merebus air lalu ditinggalkan pemiliknya.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban, Sutaji, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran dari warga pada pukul 08.42 WIB.

"Mendapat laporan tersebut, tim Pos Damkar Bancar dengan satu unit mobil pemadam segera menuju lokasi dan tiba pada pukul 08.50 WIB untuk melakukan tindakan pemadaman," ujarnya.

Proses pemadaman melibatkan personel Damkar, Pemerintah Desa Kayen, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta warga sekitar. Berkat respons cepat petugas, api berhasil dipadamkan pada pukul 09.16 WIB, kemudian dilanjutkan dengan proses pembasahan hingga lokasi dipastikan aman.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, Sutaji menjelaskan kebakaran bermula saat istri pemilik rumah, Wasriatun, merebus air menggunakan tungku kayu bakar. Setelah itu, ia pergi ke ladang tanpa memastikan api di tungku benar-benar padam.

Api kemudian membesar dan menyambar tumpukan jerami di dekat tungku sebelum merembet ke dapur, kandang ternak, hingga bagian belakang rumah.

"Korban saat itu merebus air, tapi lupa tidak dimatikan, akhirnya terjadi kebakaran," katanya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp100 juta.

Kerugian itu meliputi bangunan dapur, kandang ternak, serta dua ekor kambing yang ikut terbakar. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Petugas juga berhasil menyelamatkan sejumlah aset milik korban dengan nilai sekitar Rp350 juta, di antaranya bangunan rumah bagian depan dan dua ekor sapi.

"Untungnya masih ada beberapa aset yang berhasil kami amankan, sebelum api menjalar lebih luas," pungkasnya (van)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: