Setahun Sekolah Rakyat Berdiri Cetak Prestasi, Ini Pesan Bupati Lamongan saat Hadiri Open House

LAMONGAN,BANGSAONLINE.com - Genap satu tahun sejak diresmikan, Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 25 Lamongan di Kecamatan Brondong mulai menunjukkan berbagai capaian membanggakan.

Sekolah berasrama yang diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu itu berhasil melahirkan sejumlah prestasi sekaligus menjadi harapan baru dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat menghadiri Open House Peringatan Satu Tahun Sekolah Rakyat di SRMA 25 Lamongan, Rabu (15/7/2026).

Menurutnya, capaian para siswa membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan menjadi penghalang untuk meraih prestasi.

"Saya mengaku sangat bangga atas capaian para siswa. Mereka telah membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi sama sekali bukan penghalang untuk terus mengukir prestasi," katanya.

Yuhronur Efendi menegaskan pendidikan merupakan investasi terbaik dalam pembangunan sumber daya manusia.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan mampu mengembangkan potensi generasi muda dari berbagai latar belakang.

Ia berharap para lulusan Sekolah Rakyat mampu menjadi generasi penerus yang berkontribusi bagi bangsa. 

Menurutnya, keberadaan sekolah tersebut perlu terus diperkuat sebagai sarana membuka kesempatan yang sama bagi setiap anak untuk meraih cita-cita.

SRMA 25 Lamongan saat ini menampung 131 siswa yang berasal dari keluarga miskin ekstrem. 

Seluruh peserta didik merupakan hasil seleksi dari kelompok desil 1 dan desil 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Selain memperoleh pendidikan tanpa biaya, para siswa juga tinggal di asrama dengan berbagai fasilitas penunjang pembelajaran.

Salah seorang siswi berprestasi, Novita, mengaku mendapat banyak kesempatan untuk mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik selama menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat. 

Selain dipercaya sebagai Sekretaris OSIS, ia juga berhasil meraih Juara I Karate tingkat nasional.

"Saya sangat bersyukur bisa sekolah di sini dan mengembangkan diri lewat berbagai program. Berkat dukungan sekolah, saya dipercaya menjadi Sekretaris OSIS dan berhasil meraih Juara 1 Karate tingkat nasional," ujarnya.

Untuk mendukung keberlanjutan program tersebut, Pemerintah Kabupaten Lamongan telah menyiapkan lahan seluas delapan hektare di kawasan dekat Gajah Mada (Kagama) sebagai lokasi permanen Sekolah Rakyat.

 Kawasan itu direncanakan menjadi pusat pendidikan terpadu yang dilengkapi sarana olahraga, balai kesenian, serta ruang kerja bersama guna menunjang pengembangan bakat dan kreativitas siswa.

Melalui penguatan fasilitas dan perluasan akses pendidikan, Pemerintah Kabupaten Lamongan berharap Sekolah Rakyat dapat terus menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas kesempatan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk meraih masa depan yang lebih baik. (van)


// Ganti skrip ShareThis lama di bagian bawah file dengan ini: