270 Siswa Baru SRT 2 Kota Pasuruan Ikuti MPLS, Walkot Adi Tekankan Anti-Perundungan

KOTA PASURUAN,BANGSAONLINE.com - Sebanyak 270 siswa baru Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Kota Pasuruan mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dibuka Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo di lapangan sekolah setempat, Jumat (31/7/2026).

Pembukaan MPLS berlangsung meriah dan penuh semangat dengan beragam penampilan siswa, mulai dari atraksi Polisi Cilik (Pocil), paduan suara, hingga sejumlah pertunjukan lainnya yang menghibur peserta dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Adi Wibowo menyampaikan selamat datang kepada 270 siswa baru yang resmi menjadi bagian dari keluarga besar SRT 2 Kota Pasuruan.

Ia menegaskan, seluruh peserta didik merupakan anak-anak terpilih yang memperoleh kesempatan belajar melalui program Sekolah Rakyat sesuai kriteria yang telah ditetapkan pemerintah.

“Banyak di luar sana yang ingin menjadi bagian dari Sekolah Rakyat. Namun sekolah ini tidak membuka pendaftaran secara umum, melainkan melalui mekanisme yang telah ditentukan sesuai aturan dan visi Sekolah Rakyat. Karena itu manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Adi Wibowo.

Ia mengajak seluruh peserta didik memanfaatkan MPLS untuk mengenal lingkungan sekolah, guru, dan teman baru, sekaligus membangun budaya belajar yang positif. Wali Kota juga berpesan kepada siswa yang telah lebih dahulu menempuh pendidikan di SRT 2 agar menjadi teladan bagi adik kelas mereka.

"Bangun semangat asih, asah, dan asuh. Tidak boleh ada bullying, tidak boleh saling mengejek. Semua harus saling membantu karena kalian adalah satu keluarga," tegasnya.

Menurut Adi Wibowo, keberadaan Sekolah Rakyat menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.

“Sekolah Rakyat diharapkan mampu mengakselerasi tujuan mencerdaskan anak bangsa dan memutus mata rantai kemiskinan. Kalian adalah masa depan Kota Pasuruan dan Indonesia,” katanya.

Salah seorang wali murid kelas VI SD, Uyun, mengaku bahagia karena anaknya diterima di Sekolah Rakyat. Ia berharap anaknya dapat memperoleh ilmu yang bermanfaat serta meraih masa depan yang lebih baik.

“Perasaannya senang dan bahagia. Semoga anak saya mendapatkan ilmu yang bermanfaat di sini,” ujarnya.

Uyun juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas hadirnya Sekolah Rakyat yang dinilai sangat membantu keluarga kurang mampu dalam memberikan akses pendidikan bagi anak-anak mereka.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden karena telah membantu kami yang membutuhkan sehingga anak kami bisa sekolah di sini,” tuturnya.

Melalui pelaksanaan MPLS tersebut, Pemerintah Kota Pasuruan berharap seluruh peserta didik dapat beradaptasi dengan lingkungan sekolah, membangun karakter yang disiplin dan berakhlak mulia, serta tumbuh menjadi generasi penerus yang mampu membawa perubahan bagi masa depan bangsa. (afa/van)