SITUBONDO,BANGSAONLINE.com - Dua rumah di Desa/Kecamatan Asembagus ludes terbakar pada Kamis (16/7/2026) malam dengan kerugian ditaksir mencapai Rp290 juta.
Peristiwa kebakaran tersebut diduga dipicu korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.
Salah seorang saksi mata, Rohimatul Jannah (46), mengatakan kebakaran pertama kali muncul dari rumah milik Ibu Suwarjo (70).
“Sekitar pukul 19.30 WIB, saya bersama pemilik rumah tiba-tiba melihat kobaran api dari bagian dapur. Saya langsung lari keluar bersama dia untuk mengamankan diri lalu minta pertolongan warga,” ungkapnya, Jumat (17/7/2026).
Jannah mengatakan kobaran api dengan cepat membesar hingga merembet ke rumah milik Syarifuddin (47).
Saat kejadian, warga sekitar berdatangan dan bergotong royong berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.
“Selang berapa menit, petugas pemadam kebakaran datang lalu memadamkan api,” katanya.
Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, mengatakan petugas berhasil memadamkan kobaran api sekitar pukul 21.00 WIB.
“Alhamdulillah tidak ada korban luka maupun korban jiwa,” terangnya.
Puriyono mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran yang menghanguskan dua rumah tersebut adalah korsleting listrik.
“Namun petugas masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap apa yang sebenarnya menjadi faktor kebakaran,” bebernya.
Puriyono menambahkan total kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp290 juta.
“Taksiran kami, kerugian milik Ibu Suwarjo sekitar Rp220 juta dan milik Syarifuddin Rp70 juta. Total keseluruhan sekitar Rp290 juta,” pungkasnya.









