Diduga Akibat Ngecas Power Bank, Bus Gunung Harta Terbakar di Situbondo

Diduga Akibat Ngecas Power Bank, Bus Gunung Harta Terbakar di Situbondo Kobaran api yang melalap Bus Gunung Harta di Situbondo pada Kamis (1/9/2022) malam. Foto: Syaiful Bahri/bangsaonline.com

SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Bus Gunung Harta dengan nopol DK 7153 GH trayek Magelang-Bali terbakar di Desa Mlandingan Wetan Bungatan Situbondo, Kamis (1/09/2022) malam.

Peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Pantauan wartawan BANGSAONLINE.com di lapangan, peristiwa nahas itu tak menimbulkan korban jiwa.

Bus Gunung Harta tujuan Denpasar-Bali ini membawa penumpang 18 orang. Semua penumpang selamat. "Membawa penumpang 18 orang tujuan Bali, 1 orang turun di Besuki. Saat kejadian ada 17 orang," kata Sopir Bus Gunung Harta, Gusti Nyuman Suwarta, kepada BANGSAONLINE.com di lokasi kejadian.

Sementara itu, penyebab kebakaran diduga karena konsleting listrik.

"Dugaan sementara, ya ada yang ngecas power bank," kata Suwarta menduga.

Ada tiga mobil pemadam kebakaran datang tidak lama setelah kejadian. Mobil damkar milik Pemkab Situbondo itu datang dari Besuki 1 unit dan 2 unit dari Kota Situbondo.

BANGSAONLINE sempat mewawancarai penumpang yang selamat. Mereka bercerita, kejadian bermula ada asap tebal menyelimuti ruangan bus. Sekira 10 menit kemudian terlihat kobaran api dari bagian belakang.

Mereka kaget setelah mendengar bunyi klakson bertubi-tubi dan mereka segera keluar. Sebagian barang bawaan penumpang seperti tas, baju, HP, dan lain-lain terjebak di bagasi dan tempat barang di atas tempat duduk.

"Kami kaget, berhamburan keluar. Sebagian barang tertinggal di dalam bus, belum tahu nasibnya seperti apa," kata Ahmad, salah seorang penumpang kepada BANGSAONLINE.com.

Peristiwa ini mengakibatkan kemacetan panjang sekitar 3 Km. Kemacetan baru terurai setalah 2 jam kebakaran bus itu dapat ditangani.

Petugas Lakalantas Polres Situbondo belum mau dimintai wawancara karena masih sibuk menangani pemadaman kebakaran bus, di samping mereka sibuk mengatur lalu lintas yang macet. 

Pantauan wartawan Harian Bangsa, Jum'at (2/09/3032) pukul 00:53 kendaraan berjalan padat lancar. (Syaiful Bahri)