NGAWI, BANGSAONLINE.com - Warga Desa Beran, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, digemparkan oleh penemuan seorang bayi laki-laki yang diduga baru lahir di dalam mobil operasional milik Panti Asuhan Bina Insani, Senin (27/7/2026) dini hari.
Bayi malang tersebut ditemukan tergeletak di bagasi belakang mobil Toyota Kijang berwarna biru yang terparkir di halaman panti. Saat ditemukan, tubuh bayi tersebut hanya diselimuti kain jilbab dan dimasukkan ke dalam kantong tas berwarna merah. Kuat dugaan, bayi sengaja dibuang oleh orang tuanya.
Pengasuh Panti Asuhan Bina Insani, Mukhlis Subekti (32), menceritakan bahwa keberadaan bayi tersebut terungkap usai dirinya menyelesaikan ibadah salat Subuh. Kala itu, ia samar-samar mendengar suara tangisan dari area parkir panti.
“Setelah salat subuh saya mendengar suara bayi menangis. Saya cari sumber suaranya, ternyata berasal dari dalam mobil yang terparkir di halaman panti. Setelah pintu belakang dibuka, ada bayi laki-laki yang dimasukkan ke dalam tas merah dan hanya dibungkus kain jilbab,” kata Mukhlis.
Mukhlis menerangkan, mobil minibus tersebut memang rutin diparkir di halaman dan pintunya tidak dikunci. Terkejut melihat adanya jabang bayi di dalam kendaraan, ia segera melaporkan temuan itu ke Polsek Ngawi Kota.
Kapolsek Ngawi Kota, AKP Jais Bintoro, membenarkan peristiwa penemuan bayi di area panti asuhan tersebut. Pihaknya langsung menerjunkan tim untuk menggelar Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta menggali keterangan dari para saksi di lokasi.
“Kami telah melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk kepentingan penyelidikan. Bayi dalam kondisi sehat dan saat ini telah mendapatkan penanganan medis di RSUD dr. Soeroto Ngawi,” terang Jais Bintoro.

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis awal, bayi laki-laki tersebut memiliki berat badan 2,7 kilogram dengan panjang 47 sentimeter. Saat ini, kondisi kesehatan sang bayi dilaporkan stabil dan berada dalam perawatan intensif tim medis RSUD dr. Soeroto Ngawi.
Jajaran Satreskrim Polsek Ngawi Kota bersama Polres Ngawi masih terus mendalami bukti-bukti, termasuk menyisir rekaman kamera pengawas (CCTV) di sepanjang rute sekitar panti guna mengidentifikasi pelaku yang membuang bayi tersebut.










