TULUNGAGUNG,BANGSAONLINE.com - Seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial K (86), warga Desa Ngentrong, Kecamatan Campurdarat ditemukan meninggal dunia di dalam sumur pada Selasa (28/7/2026).
Korban ditemukan mengapung di dalam sumur tanpa ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuhnya.
Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto mengatakan, peristiwa itu bermula saat istri korban, L, mencari keberadaan suaminya karena tidak berada di dalam rumah.
Karena tidak berhasil menemukan korban, istri korban kemudian meminta bantuan tetangga untuk melakukan pencarian sekitar pukul 04.00 WIB.
Salah seorang saksi kemudian memeriksa sumur yang berada di belakang rumah korban. Saat melihat ke dalam sumur, saksi mendapati korban sudah dalam kondisi mengapung.
"Awalnya istri korban mencari keberadaan korban sekitar pukul 04.00 WIB karena dia tidak berada di rumah. Saat dicari dan saksi melihat ke dalam sumur, ternyata korban sudah mengapung disana," kata Iptu Nanang Murdiyanto, Selasa (28/7/2026).
Mengetahui kejadian tersebut, lanjut Nanang, saksi segera melaporkannya kepada pemerintah desa setempat yang kemudian diteruskan ke Polsek Campurdarat.
Menerima laporan itu, personel Polsek Campurdarat bersama Tim Inafis Polres Tulungagung mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 05.20 WIB.
Setibanya di lokasi, petugas bersama warga segera mengevakuasi jasad korban dari dalam sumur.
Setelah proses evakuasi selesai, petugas melakukan pemeriksaan luar atau visum terhadap jasad korban untuk mengetahui penyebab kematiannya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, Nanang menyebut petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban.
Dari hasil tersebut, polisi menduga korban meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam sumur di belakang rumahnya.
Dugaan itu diperkuat dengan kondisi korban yang sudah lanjut usia dan mengalami kesulitan berjalan.
"Atas kejadian ini pihak keluarga korban sudah menerima peristiwa ini sebagai musibah dan meminta tidak dilakukan otopsi," pungkasnya.










