KBIH Nurul Iman Pastikan Persiapan Jamaah Haji 2027 Tuntas

Ringkasan Berita
  • Ketua KBIH Nurul Iman merencanakan pemberangkatan 400 jamaah haji reguler pada 2027, dengan 200 jamaah resmi berangkat dan 200 lainnya berstatus cadangan.
  • Jamaah resmi berangkat adalah pendaftar sejak Januari 2013, sedangkan cadangan mendaftar Februari 2013, dan semua telah memenuhi syarat administrasi.
  • Keberangkatan jamaah cadangan masih menunggu kepastian pengumuman resmi dari Kementerian Haji dan Umrah.
  • KBIH menyediakan delapan kali pertemuan bimbingan manasik dalam setahun sebagai fasilitas pembinaan bagi jamaah yang terjadwal.
  • Jika ada jamaah meninggal dunia, dapat digantikan oleh keluarga dengan syarat dokumen lengkap seperti KK, KTP, dan akta kelahiran.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Ketua KBIH Yayasan Nurul Iman, KH. Moch Najib Syafi’i, merencanakan pemberangkatan 400 jamaah haji reguler pada 2027. Dari jumlah tersebut, 200 jamaah sudah resmi berangkat, sementara 200 lainnya masih berstatus cadangan. 

Hal tersebut disampaikan Gus Najib, pengasuh Ponpes Nurus Shobah, di kediamannya Dusun Bangle, Beji, Kabupaten Pasuruan, Senin (3/8/2026).Ia menjelaskan, jamaah yang resmi berangkat merupakan pendaftar sejak Januari 2013, sedangkan jamaah cadangan mendaftar pada Februari 2013.

“Semoga yang daftar di tahun 2013 itu berangkat semuanya tahun depan,” ujarnya.

Menurut dia, seluruh jamaah telah memenuhi syarat administrasi, baik kesehatan maupun pemberkasan. Untuk jamaah cadangan, kepastian keberangkatan masih menunggu pengumuman resmi dari Kementerian Haji dan Umrah.

Setelah terjadwal, jamaah berhak mengikuti bimbingan manasik haji. KBIH Nurul Iman menyediakan delapan kali pertemuan dalam satu tahun sebagai fasilitas pembinaan.

Ia menambahkan, jika ada jamaah berhalangan berangkat karena meninggal dunia, maka bisa digantikan oleh istri, ahli waris, atau saudaranya dengan syarat administrasi lengkap seperti KK, KTP, akta kelahiran, surat nikah, atau dokumen pendukung lainnya.

Gus Najib berharap seluruh jamaah dapat berangkat tanpa kendala. Disampaikan bahwa, “Semoga dari semua jamaah bisa berangkat dan tidak ada suatu kendala apapun.” (afa/mar)