BANGSAONLINE.com – Masjid Al Areesh, atau yang juga sering disebut Masjid Arish, merupakan masjid bersejarah yang berdiri di dekat lokasi perang Badar.
Walaupun lokasinya cukup jauh, yakni sekitar 130 kilometer dari Kota Madinah, namun masjid ini selalu menjadi salah satu tempat wisata religi para jemaah haji maupun umrah dari Indonesia.
Masjid ini dibangun setelah perang Badar yang terjadi pada 17 Ramadan tahun ke-2 Hijriyah atau 13 Maret 624 Masehi, sebagai bentuk penghormatan terhadap para syuhada perang Badar.
Salah satu pendakwah dari Indonesia, Ustaz Abdul Somad, menjelaskan bahwa dalam sirah tertua Nabi Muhammad saw, yang ditulis oleh Imam Ibn Ishaq, dan diriwayatkan oleh sahabat nabi bernama Sa’ad ibn Mu’adz, berkata kepada nabi:
“Ya Rasulullah, bolehkah kami buatkan engkau areesh (tenda/pos)? Kami siapkan (tempat) kemah, dan engkau menetap di situ, kami siapkan semua alat-alatmu beserta transportasimu, dan engkau mengawasi kami, kami yang berperang,” ucap Ustaz Abdul Somad menjelaskan sirah tersebut, dikutip dari akun resmi kanal YouTube Ustadz Abdul Somad Official, Rabu (5/8/2026).
Nabi Muhammad pun akhirnya menyetujui tawaran tersebut, dan menempatinya sebagai tempat singgah sekaligus tempat untuk mengatur strategi selama perang Badar.
Kini, tempat tersebut telah dibangun menjadi masjid yang megah dan selalu ramai pengunjung dari berbagai jemaah haji maupun umrah dari seluruh dunia.
“Jadi, Nabi mengomandoi (perang Badar) dari pos itu. Kini didirikan masjid Al Areesh. Mudah-mudahan kita mendapat keberkahan dengan menapaki tempat-tempat yang pernah ditempati Nabi saw,” pungkas Ustaz Abdul Somad. (msn)










