Perkuat Layanan Desa, Pemkab Jombang Gelar Jambore Kader Posyandu

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Pemkab Jombang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menggelar Jambore Kader Posyandu di Asriloka Wonosalam, Rabu (12/8/2026).

Kegiatan yang didanai APBD ini bertujuan memperkuat peran kader dalam mengawal transformasi Posyandu hingga tingkat desa. Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, menegaskan kader menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat.

“Tugas Posyandu saat ini tidak sebatas kesehatan, melainkan sudah berkembang menyangkut enam sektor SPM. Para kader adalah lini terdepan yang mengedukasi masyarakat agar dapat merasakan seluruh akses layanan dasar tersebut secara optimal,” ujarnya.

Pelatihan interaktif diikuti 21 tim pembina kecamatan, 21 Kasi Sosbud, serta 42 kader percontohan. Transformasi Posyandu kini mencakup 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketentraman dan ketertiban umum.

Sementara itu, Sekretaris DPMD Jombang, Rika Paur Fibriamayusi, menyebut pembaruan peran Posyandu mengacu pada Permendagri Nomor 18 Tahun 2018, Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, serta Perbup Jombang Nomor 13 Tahun 2025.

“Pendekatan penguatan kader dirancang dua arah, selain materi teknis juga ada sesi motivasi untuk mempererat kebersamaan,” katanya.

Acara pembukaan turut dihadiri Ketua I TP PKK Jombang, Ema Erfina, pimpinan OPD terkait, Ketua DWP Jombang, serta Forkopimcam Wonosalam. Pemkab memastikan dukungan penuh mulai dari peningkatan wawasan, sarana-prasarana, hingga koordinasi antarinstansi.

Melalui konsolidasi ini, kader diharapkan semakin solid dan siap memberikan layanan publik di desa maupun kelurahan secara responsif, efisien, dan tepat sasaran. (aan/mar)