Inilah Cara Pelaku Pakai Ambulans Klinik untuk Curi Kursi Besi Fasum Pemkot Surabaya

Ringkasan Berita
  • Pelaku bernama Naufal Hidayah (30), karyawan tetap Klinik Laboratorium Cahaya, menggunakan mobil ambulans milik klinik (Suzuki APV L 1491 JC) sebagai modus pencurian kursi besi seberat hampir 50 kg milik Pemkot Surabaya.
  • Aksi dilakukan seorang diri, dengan pelaku meminta bantuan pengguna jalan di lokasi untuk mengangkut kursi ke ambulans dan memberi upah; korban tidak curiga karena kendaraan yang digunakan adalah ambulans.
  • Perilaku mencurigakan Naufal kerap dilakukan pada malam hari (setelah pukul 23.00 WIB), dengan mobil ambulans yang rutin dicuci paginya dan ia sendiri yang menguasai kunci kontak kendaraan tersebut.
  • Pencurian ini menimbulkan tanda tanya warga karena Naufal kurang bersosialisasi dan klinik serta laboratorium, meski satu manajemen, memiliki penanggung jawab berbeda untuk karyawan.

SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Aksi pencurian kursi besi milik Pemerintah Kota Surabaya yang diungkap Polsek Gubeng menjadi perhatian publik, termasuk soal penggunaan ambulans sebagai sarana pencurian dan sosok pelakunya.

Sebelumnya, BANGSAONLINE memberitakan pelaku pencurian kursi besi berlogo Pemkot Surabaya tersebut adalah Naufal Hidayah (30), warga asal Jalan Raya Lenteng, Sumenep, yang tinggal di Surabaya.

Naufal Hidayat diketahui merupakan karyawan tetap di Klinik Laboratorium Cahaya yang berada satu atap dan satu manajemen dengan Klinik Pratama Mitra Medicare di Jalan Dharmahusada Utara, Gubeng, Surabaya.

Ia disebut memiliki beberapa fungsi pekerjaan dan dipercaya oleh pimpinan Klinik Laboratorium Cahaya.