SUMENEP,BANGSAONLINE.com - Masak Pae menjadi salah satu kuliner tradisional Kabupaten Sumenep yang menarik perhatian pencinta makanan khas Madura berkat perpaduan cita rasa lokal dan pengaruh budaya Eropa.
Hidangan ini memiliki karakter berbeda dari olahan daging pada umumnya karena menyatukan pie kentang atau pae panggang dengan tumisan daging yang disiram kuah kaldu berbumbu rempah.
Potongan pie kentang yang lembut dan berwarna kecokelatan disajikan bersama daging serta kuah hangat yang gurih dan kaya aroma rempah.
Kombinasi tersebut memberikan pengalaman tersendiri bagi Ayu Setyowati, warga Pamekasan, yang berkesempatan mencicipi Masak Pae secara langsung.
"Perpaduan cita rasa gurih manis dari tumisan daging, wortel, juga kelembutan kue kentang kecokelatannya ini memanjakan lidah. Enak tapi ga bikin enek," ucap Ayu Setyowati asal Pamekasan, Jumat, 14 Agustus 2026.
Masak Pae juga kerap disajikan dengan cabai rawit utuh sebagai pelengkap.
Rasa pedas dan segar dari cabai tersebut memberikan sentuhan berbeda yang berpadu dengan rasa gurih kuah dan tumisan daging.
Lebih dari sekadar makanan khas, Masak Pae menjadi bagian dari warisan kuliner Sumenep yang mempertahankan resep leluhur secara turun-temurun.
Hidangan tersebut mencerminkan akulturasi masakan Eropa dengan penggunaan bumbu lokal Madura yang menghasilkan karakter rasa khas dan berbeda.
Keunikan cita rasa serta bentuk penyajiannya membuat Masak Pae memiliki peluang untuk dikembangkan sebagai salah satu daya tarik wisata kuliner di Pulau Madura.
Kuliner khas Sumenep tersebut juga dinilai layak terus dikenalkan kepada masyarakat yang lebih luas sebagai bagian dari kekayaan kuliner daerah.










