GRESIK,BANGSAONLINE.com - BPBD Gresik mulai mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga di lima desa yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau dengan total 2.045 kepala keluarga (KK) sebagai penerima manfaat, Selasa (25/8/2026).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gresik Driatmiko Herlambang mengatakan, truk tangki air telah disiagakan sejak awal musim kemarau di sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan.
“Sampai saat ini kita sudah membantu distribusi air bersih terhadap desa yang sudah terdampak kekeringan. Jumlahnya sudah ada sebanyak lima desa,” kata Miko.
Lima desa yang menjadi sasaran distribusi air bersih tersebut yakni Desa Randuboto dan Srowo di Kecamatan Sidayu, serta Desa Kemangi, Gumeng, dan Pegundan di Kecamatan Bungah.
Menurut Miko, permintaan distribusi air bersih terus berdatangan dari sejumlah wilayah lain yang mulai merasakan dampak musim kemarau.
“Kita juga akan mengirimkan air bersih di satu desa Kecamatan Balongpanggang, Desa Tenggor,” ujarnya.
Selain menyalurkan bantuan, BPBD Gresik juga telah memetakan desa-desa yang berpotensi mengalami kekeringan.
Berdasarkan pemetaan tersebut, terdapat 62 desa di 11 kecamatan yang masuk kategori berpotensi tinggi terdampak kekeringan.
“Kita sudah menyiapkan 5 armada tangki dengan masing-masing kapasitas sebanyak 5.000 liter. Jika dibutuhkan, bisa langsung kita distribusikan,” tandasnya. (van)










