8,7 Ribu Rekening Bansos Terblokir Judol, Dinsos Lamongan Buka Layanan Sanggah

LAMONGAN, BANGSAONLINE.com - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lamongan membuka layanan sanggah bagi warga penerima bantuan sosial (bansos) yang rekeningnya dibekukan akibat terindikasi transaksi judi online (judol).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lamongan, Galih Yanuar Adi, menyebutkan bahwa Kementerian Sosial bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sebelumnya memblokir sebanyak 8.787 rekening penerima bansos di wilayah Lamongan karena terdeteksi aktivitas judol.

"Sampai saat ini sudah ada 527 orang yang melakukan pengajuan sanggah karena merasa tidak pernah terindikasi maupun melakukan aktivitas judi online," terang Galih di Lamongan, Rabu (26/8/2026).

Dari 527 warga yang melayangkan sanggahan, sebanyak 423 berkas di antaranya telah disetujui usai melewati tahap verifikasi. Dinsos Lamongan terus mendampingi warga dan mengimbau KPM yang merasa tidak terlibat untuk segera memanfaatkan mekanisme ini.

"Kami terus berupaya menginformasikan kepada masyarakat penerima bantuan, bilamana memang rekeningnya diblokir dan merasa tidak melakukan apa yang disangkakan, harap segera melakukan sanggah," tegasnya.

Galih menambahkan bahwa proses perbaikan data ini murni membutuhkan proaktif dari pemilik rekening. "Karena sanggah judol itu datangnya dari masyarakat, bukan dari pihak kita," imbuhnya.

Faktor Penyebab Indikasi & Informasi Bansos Lamongan:

  • Penyebab Indikasi: Pemblokiran tidak selalu berasal dari pemilik rekening langsung. Indikasi bisa muncul akibat transaksi anggota keluarga lain yang terdaftar dalam satu Kartu Keluarga (KK), atau karena rekening pernah dipakai untuk membantu isi ulang saldo (top up) di pedagang/merchant tertentu.
  • Bansos Beras: Pemkab Lamongan mengalokasikan bantuan pangan beras periode Juli–September 2026 kepada 179.868 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dengan kuota masing-masing 30 kg beras.
  • PKH Plus: Program bantuan khusus lansia pada tahun 2026 ini menyasar 2.502 penerima manfaat yang tersebar di berbagai kecamatan.