Pemkab Jember Kucurkan Rp91,1 Miliar untuk Beasiswa Cinta Bergema

Ringkasan Berita
  • Pemerintah Kabupaten Jember mengucurkan dana Rp91,1 miliar untuk program Beasiswa Cinta Bergema periode 2025-2026, menargetkan 20 ribu penerima.
  • Pada 2025, program ini berhasil menjangkau 7.037 mahasiswa dari 17.351 pendaftar, dengan realisasi dana Rp31,99 miliar.
  • Hingga awal 2026, program telah melampaui 50% target dengan total 11.237 mahasiswa penerima beasiswa.
  • Selain beasiswa, Pemkab Jember juga membenahi infrastruktur pendidikan dengan merenovasi 124 gedung sekolah pada 2025 dan 256 lembaga pada 2026.
  • Program ini merupakan skema terpadu untuk menciptakan lingkungan belajar ideal dan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda daerah.

JEMBER, BANGSAONLINE.com Pemkab Jember memperkuat komitmen merombak sektor pendidikan melalui program Beasiswa Cinta Bergema yang digagas Muhammad Fawait selaku kepala daerah setempat. Alokasi dana sebesar Rp91,1 miliar resmi dikucurkan untuk periode 2025-2026.

Kepala Dinas Pendidikan Jember, Arief Tyahyono, menegaskan mekanisme penyaluran beasiswa mengedepankan asas transparansi dan ketepatan sasaran.

Pada 2025, tercatat 17.351 mahasiswa mendaftar dari 103 perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Setelah proses seleksi, 7.037 mahasiswa menerima dana dengan realisasi Rp31,99 miliar.

Validasi ulang awal 2026 mencatat 6.562 penerima lanjutan memperoleh dana Tahap I senilai Rp25 miliar dan Tahap II Rp18,9 miliar. Pada periode yang sama, kuota baru dibuka untuk 4.200 mahasiswa dari 11.469 pelamar dengan tambahan anggaran Rp15,3 miliar.

Secara akumulatif, program tersebut telah menjangkau 11.237 mahasiswa, melampaui 50 persen target RPJMD Jember yang menargetkan 20 ribu penerima.

Selain beasiswa, Pemkab Jember juga membenahi sarana fisik sekolah. Setelah merampungkan renovasi 124 gedung sekolah pada 2025, perbaikan berlanjut ke 256 lembaga pendidikan pada 2026 melalui kolaborasi dengan Kemendikdasmen.

Arief menegaskan pembangunan infrastruktur sekolah dan pemberian beasiswa merupakan skema terpadu pemerintah daerah.

“Karena ini untuk menciptakan lingkungan belajar yang ideal dan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi generasi muda daerah,” ucapnya. (yud/mar)