MADIUN,BANGSAONLINE.com - Lulusan SMKN 1 Gemarang Kabupaten Madiun berpeluang melanjutkan pendidikan maupun bekerja ke Jepang dan Malaysia tanpa dipungut biaya.
Meski berada jauh dari jalan raya provinsi, perkembangan pendidikan SMKN 1 Gemarang telah mendapat pengakuan melalui kerja sama dengan pemerintah Jepang dan Malaysia.
Sejumlah lulusan SMKN 1 Gemarang telah menandatangani kerja sama untuk melanjutkan pendidikan di bidang teknik maupun langsung bekerja di sejumlah perusahaan yang berada di kedua negara tersebut.
Keberhasilan kerja sama dengan Jepang dan Malaysia tersebut disampaikan Kepala SMKN 1 Gemarang, Josep Irwantoko.
"Memang sudah lama kita bekerjasama dengan pemerintah Jepang dan Malaysia. Ini dibuktikan dengan telah banyaknya anak-anak kita yang berhasil lolos seleksi dan lanjut di sana. Dan semuanya gratis baik MCU, pembuatan paspor dan bisa, penginapan, maupun kepeluan lainnya," ungkap Josep.
Josep juga memaparkan sejarah singkat berdirinya SMKN 1 Gemarang hingga sekolah tersebut dapat menjalin kerja sama yang didanai pemerintah Jepang dan Malaysia.
"SMK ini berdiri mulai tahun 2008, dan hingga saat ini kita sudah mempunyai 4 jurusan yaitu TKR, DKV, TAB, dan Akutansi. Karena telah bekerjasama dengan Jepang dan Malaysia, alhamdulillah semua jurusan ini semakin banyak diminati," tegasnya.
Keunggulan lainnya adalah dukungan sekolah kepada siswa yang ingin mengembangkan kemampuan, baik akademik maupun nonakademik, sesuai dengan bakat dan minat masing-masing untuk meraih prestasi.
Kondisi tersebut dinilai membuka peluang lebih besar bagi siswa untuk mengembangkan masa depannya.
Hal itu terlihat dari salah seorang siswa baru yang memilih SMKN 1 Gemarang karena ingin mengembangkan bakat menggambar yang dimilikinya.
"Karena saya menyukai menggambar, maka saya ingin mengembangkan bakat ini. Dan di sini ada jurusan DKV yang bisa membuat saya menjadi semakin mahir menggambar secara digital," tuturnya. (dro/van)










