Ringkasan Berita
- Aliansi Masyarakat Cinta Damai menolak kehadiran Habib Rizieq Shihab di Tabligh Akbar di Masjid As Syafi’iyah, Kota Malang, dengan memasang banner penolakan di sejumlah titik.
- Penolakan didasari kekhawatiran munculnya gesekan yang dapat mengganggu ketenteraman dan kekondusifan masyarakat majemuk di Kota Malang.
- Aliansi menyerahkan sepenuhnya persoalan keamanan kepada aparat kepolisian jika acara tetap berlangsung dan menegaskan agar diambil langkah antisipasi maksimal.
- Panitia menyatakan acara Tabligh Akbar pada 31 Agustus 2026 tetap berlanjut dengan sinergi kepolisian dan TNI, mencakup peringatan Maulid Nabi, peresmian bangunan masjid, dan agenda keagamaan lainnya.
- Rapat koordinasi sebelumnya tidak menghasilkan keputusan yang mengikat, sehingga penolakan terus menguat menjelang pelaksanaan acara.
KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Penolakan terhadap rencana kehadiran Habib Rizieq Shihab dalam kegiatan Tabligh Akbar di Masjid As Syafi’iyah, Kecamatan Kedungkandang, terus menguat.
Aliansi Masyarakat Cinta Damai memasang banner penolakan di sejumlah titik setelah rapat koordinasi pada Sabtu (29/8/2026) tidak menghasilkan keputusan yang dianggap mengikat.
Juru Bicara Aliansi, Muhamad Farhan, menegaskan penolakan berangkat dari kekhawatiran munculnya gesekan yang dapat mengganggu ketenteraman masyarakat.
“Kami tidak mengharapkan adanya benturan. Yang ingin kami jaga adalah ketenteraman dan kekondusifan yang selama ini sudah terbentuk,” ujarnya.
Farhan menilai Kota Malang sebagai kota majemuk harus menjunjung tinggi kerukunan dan keberagaman. Ia menegaskan aspirasi masyarakat perlu diperhatikan sebelum kegiatan tetap dilaksanakan.
“Apabila kegiatan tetap berjalan, kami tidak bertanggung apabila terjadi sesuatu. Kami menyerahkan sepenuhnya persoalan keamanan kepada aparat kepolisian,” katanya.
Menurut dia, pernyataan tersebut menjadi penegasan agar aparat mengambil langkah antisipasi maksimal. Aksi pemasangan banner disebut sebagai bentuk penyampaian aspirasi terbuka kepada masyarakat.
Di sisi lain, panitia memastikan kegiatan Tabligh Akbar tetap berlangsung sesuai jadwal 31 Agustus 2026. Perwakilan panitia, Satria Yuda Tirtana, menyatakan acara telah melalui koordinasi dengan pihak terkait.
“Alhamdulillah tetap acara berlanjut. Insyaallah kami bersinergi dengan kepolisian dan TNI untuk menjaga keamanan,” ucapnya.
Rangkaian kegiatan direncanakan meliputi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, peresmian bangunan baru masjid, haul, serta agenda keagamaan lainnya. (dad/mar)










