Petakan Bibit Atlet Berprestasi, KONI Kota Malang Gelar Bimtek Guru Olahraga

KOTA MALANG, BANGSAONLINE.com - Pemkot bersama KONI Kota Malang secara masif menggandeng guru olahraga tingkat SD dan SMP untuk memetakan bibit atlet berprestasi sejak dini.

Sinergi ini direalisasikan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pencarian Bibit Atlet Berprestasi Usia Dini di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Kamis (10/9/2026).

Langkah strategis yang dibuka langsung oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, ini menempatkan guru olahraga sebagai ujung tombak penjaringan bakat, mengingat mereka berinteraksi langsung dan paling memahami potensi peserta didik.

“Guru olahraga yang paling mengetahui kemampuan siswa-siswinya. Dari sini kita berharap muncul bibit-bibit atlet yang nantinya bisa mewakili Kota Malang,” kata Wahyu.

Data potensi siswa yang dihimpun melalui Bimtek ini akan menjadi fondasi bagi KONI Kota Malang untuk merumuskan pola pembinaan jangka panjang. Ketua KONI Kota Malang, R. Djoni Sujatmiko, menyebut penjaringan difokuskan untuk menyiapkan kerangka kontingen pada kompetisi 2029 dan 2031.

“Yang SD dan SMP ini utamanya untuk 2029 dan 2031. Kita kemarin minim data dari teman-teman cabang olahraga. Mana yang 2029, mana yang 2031 harus kita persiapkan dari sekarang,” paparnya.

Sementara itu, untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027, persiapan kerangka tim dinilai telah rampung dan sudah memasuki tahap pemusatan latihan.

“Untuk ajang Porprov 2027 sudah terkumpul. Atletnya sudah masuk puslat dan prapuslat. Jadi yang kita persiapkan sekarang ini untuk dua sampai tiga tahun lagi,” ucap Djoni.

Melalui perluasan jangkauan ke sekolah-sekolah, KONI menargetkan pemetaan potensi dalam skala besar sebelum memasuki tahap seleksi intensif.

“Sebanyak-banyaknya atlet kita kumpulkan. Kita lihat mana yang paling berpotensi, kemudian kita bina,” kata Djoni.

Pembinaan berjenjang ini merupakan strategi utama Kota Malang guna merealisasikan ambisi merebut takhta juara umum dengan target 222 medali emas.

“Target maksimum Porprov 2031 kita sudah harus mampu mengalahkan Surabaya. Harapannya 2029 kita sudah mampu dan 2031 kita harus menjadi nomor satu di Jawa Timur,” urai Djoni. (dad/mar)