TUBAN, BANGSAONLINE.com – Untuk menekan angka kecelakaan, Satlantas Polresta Tuban memasang lampu blue light di sejumlah titik jalan Nasional Pantura wilayah Tuban yang minim penerangan dan rawan kecelakaan, Jumat (25/09/2026).
Pemasangan dilakukan bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Tuban serta komunitas ojek online Langgeng.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tuban, Ipda Rizki DP, menjelaskan fungsi blue light sebagai pengingat bagi pengendara agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat malam hari.
“Pemasangan blue light ini untuk mengantisipasi pengemudi kendaraan roda dua, roda empat, maupun kendaraan besar yang kehilangan konsentrasi saat malam hari,” ujar Rizki.
Hingga kini, total delapan titik di wilayah hukum Polresta Tuban telah terpasang blue light. Jumlah tersebut akan terus bertambah dengan prioritas trouble spot dan blackspot laka.
Pemetaan titik dilakukan berdasarkan kondisi jalan, tingkat penerangan, dan data kecelakaan. Jalur Pantura mulai dari Jenu, Bancar, Plumpang, hingga Widang menjadi perhatian utama.
“Di jalur yang minim penerangan, kondisinya sangat gelap dan membahayakan, ini yang menjadi perhatian kami,” jelasnya.
Walaupun demikian, Rizki menegaskan keselamatan tetap bergantung pada kesadaran pengendara untuk tertib, tidak ugal-ugalan, dan mematuhi aturan.
“Ingat, ada keluarga yang selalu menunggu di rumah,” tutupnya. (coi/msn)










